Sentra Timur Residence Serah Terima 3 Ribu Unit Apartemen, Kios dan Ruko

0
12

KSO Perum Perumnas bersama PT Bakrie Pangripta Loka, unit usaha PT Bakrieland Development Tbk. (ELTY) melaksanakan seremoni handover atau serah terima unit apartemen Sapphire Tower kepada konsumen.

Penyerahan kunci unit apartemen dilaksanakan secara simbolis kepada konsumen yang hadir. Pemilik unit apartemen melaksanakan prosedur ceklist unit sebelum menandatangani Bukti Acara Serah Terima (BAST). Serah terima unit ini akan dilakukan secara bertahap mulai dari lantai terbawah hingga lantai teratas tergantung dari kesiapan unit dan pembayaran si pemilik unit.

Indra Gunawan, Direktur PT Bakrie Pangripta Loka mengungkapan keberpihakannya kepada konsumen bahwa serah terima unit Sapphire Tower harus dilakukan secara tepat waktu guna membayar tanggung jawab pengembang terhadap konsumen loyal Sentra Timur Residence.
“Mayoritas 90% konsumen Sapphire Tower adalah end user, sisanya investor. Kebanyakan mereka berasal dari Jakarta Timur, Bekasi dan Jakarta Selatan. Sebab itu antusiasme mereka sangat tinggi untuk segera ditinggali atau disewakan,” ujar Indra.

Sapphire Tower diluncurkan pada 2016 dengan harga Rp12 juta per m2, kini harganya telah mencapai Rp17 juta per m2 dan habis terjual pada akhir 2018 lalu dengan revenue lebih dari Rp300 miliar.
Hingga saat ini, Sentra Timur Residence telah melakukan serah terima unit sebanyak 3.000 unit dari berbagai produknya dengan tepat waktu. Sapphire Tower merupakan bagian dari 5 tower tahap 2 yang terdiri dari 2.032 unit apartemen dan kios. Sapphire Tower sendiri berjumlah 607 unit setinggi 28 lantai.

Sebelumnya Sentra Timur Residence telah menyerahterimakan 6 tower tahap pertama berjumlah 2.357 unit apartemen di lokasi yang sama ditambah rumah, ruko dan rukan Sentra Timur Commercial Park 1 dan 2. “Sentra Timur Residence mempercepat perkembangan hunian yang berada di kawasan Sentra Timur Superblok untuk meningkatkan suplai hunian yang layak dengan harga terjangkau bagi masyarakat kota Jakarta,” kata Indra.

Ditambahkan Indra, “Tumbuh di lahan 8 hektar terbukti mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan hunian vertikal kelas menengah yang didukung dengan fasilitas lengkap serta akses terintegrasi sebuah kawasan terpadu dan terbesar di Jakarta Timur.

Fasilitas eksternal seperti Terminal Terpadu Sentra Timur Pulogebang, kereta api commuterline, BRT, LRT dan pintu tol langsung Sentra Timur Pulogebang membuat penghuni apartemen diuntungkan dengan konsep TOD yang tercipta oleh kawasan Sentra Timur Superblok ini. Kawasan ini juga berada tepat di pusat pemerintahan Jakarta Timur dan bersebelahan langsung dengan Kawasan Industri Pulogadung (KIP), Kawasan Berikat Nusantara (KBN) serta dekat dengan AEON Cakung yang tentunya dapat meningkatkan nilai investasi dan bisnis

Berita sebelumyaPojok Pintar, Fasilitas dari Kemkominfo untuk Wanita Melek Digital
Berita berikutnyaDitinggal Paritel Besar, Mall Siap Bermetamorfosa