WNI Jadi Korban, KNKT Boleh Ikut Penyidikan Kecelakaan Boeing 737 Max 8 Ethiopian Airlines

0
33

Satu dari 157 penumpang dan awak pesawat Boeing 737 Max 8 milik Ethiopian Airlines yang menjadi korban adalah Warga Negara Indonesia (WNI), karena itu, Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memastikan pemerintah Indonesia dapat terlibat dalam penyelidikan kecelakaan.

Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono mengatakan bahwa kecelakaan pesawat di luar negeri yang korbannya WNI memang memperbolehkan keterlibatan pemerintah Indonesia. Hal itu, katanya, telah diatur dalam peraturan yang berlaku di dunia penerbangan.

“Kami bisa jadi expert di sana. Kami bisa meninjau lokasi, lalu diskusi. Kami juga bisa terlibat kalau mereka butuh bantuan,” ucap Soerjanto kepada wartawan di Hotel Grand Mercure pada Selasa (12/3).

Menurut data Kementerian Luar Negeri yang dirilis pada Senin (11/3/2019) lalu, WNI yang menjadi korban dipastikan bernama Harina Hafitz. Menurut Kemenlu, ia bekerja untuk World Food Program (WFP) yang berada di bawah PBB.

Saat ini, Soerjanto mengatakan lembaganya masih terus berkoordinasi dengan Boeing dan lembaga penerbangan federal (FAA). Hal itu, katanya, dilakukan untuk memperoleh informasi seputar kecelakaan yang hingga saat ini belum banyak diketahui pemerintah Indonesia.

Berita sebelumyaDitemani Anies Baswedan, Jokowi Resmikan Pasar Ikan Modern Muara Baru
Berita berikutnyaFacebook dan Instagram Down Karena Serangan DDoS