Undangan Telah Menyebar, Istana Batalkan Pelantikan Ketua BNPB Baru

0
11

Presiden Joko Widodo membatalkan pelantikan Kepala Pusat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang baru Letjen Doni Monardo. Pembatalan ini dinilai telah mempermainkan sang calon pengganti Laksamana Muda (Purn) Willem Rampangilei.

Kadiv Advokasi DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menyayangkan pembatalan tersebut. Terlebih undangan telah menyebar dan nama Doni Monardo disebut.

“Kita sangat menyayangkan, apa yang terjadi terhadap Letjen Doni Monardo, dimana undangan pelantikannya telah disebar namun tiba-tiba dibatalkan tanpa penjelasan pembatalan,” katanya di Jakarta, Rabu (2/1).

Menurut Ferdinand, peristiwa semacam ini sangat tidak lazim terjadi sebuah negara. Hal ini menunjukkan tata kelola administrasi negara terkesan dibuat main-main.

“Ini sangat tidak lazim terjadi didalam sebuah birokrasi pemerintahan. Ini birokrasi negara, kesannya dibuat main-main oleh pihak-pihak yang mengurus administrasi ketatanegaraan kita. Ini tidak boleh terjadi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ferdinand mengaku berempati dengan peristiwa yang dialami oleh Letjen Doni Monardo yang telah dipermainkan oleh presiden Jokowi.

“Kami berempati dan bersimpati kepada Letjen Doni Monardo beliau adalah jenderal yang cerdas, berprestasi, sayang sekali dipermainkan seperti ini oleh Presiden Jokowi,” sesalnya.

Terlebih, lanjut Ferdinand, insiden yang menimpa Letjen Doni Monardo bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, janji palsu Jokowi juga pernah dialami oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD.

Berita sebelumyaMenguji Janji Capres
Berita berikutnyaSewa Gedung Tapi Tak Digunakan, OJK Berpotensi Rugikan Negara