Dari Kepala BNN, Dirut Bulog, Kini Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka

0
15
foto: setkab.go.id

Budi Waseso, pria yang mengawali karirnya sebagai Kaden Opsnal II Puspaminal Div Propam Polri hingga menjadi Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, itu dinilai memiliki track record baik.

Namun pasca ia membongkar kasus korupsi di Pelindo II, Budi diangkat menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional. Namun karena prestasinya membongkar sindikat narkotika berjumlah besar asal China, ia pun di mutasi menjadi Direktur Utama Badan Urusan Logistik.

Karir Budi seolah ditenggelamkan pasca ia membongkar mafia beras hingga ia di berikan jabatan sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang dilantik Presiden Jokowi, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (27/12).

Ketua Kwartir Nasional (Kakwarnas) mempunyai tanggung jawab sebagai pembina untuk melatih atau melahirkan generasi-generasi muda unggulan bangsa melalui pendidikan Praja Muda Karana (pramuka).

“Kenapa dengan pendidikan Pramuka, karena memang Pramuka itu ada programnya di seluruh Indonesia, di seluruh wilayah republik ini, baik itu di kemasyarakatan di RT/RW, maupun di sekolah-sekolah,” ujar Budi Waseso saat memberikan keterangan usai dilantik sebagai Kakwarnas

Untuk masa bakti 2018 sampai dengan 2023, lanjut Budi Waseso, dirinya harus membuat program kerja sesuai dengan amanah dari negara yaitu membina generasi muda Indonesia ke depan melalui kegiatan Pramuka.

“Oleh sebab itu, saya menyusun satu kerangka organisasi di Pramuka atau di kepengurusan di kwarnas yang bidangnya adalah secara menyeluruh bidang itu berkaitan dengan program pemerintah,” ujar Buwas panggilan akrab Budi Waseso.

Gerakan Pramuka, menurut Budi, merupakan gerakan besar dan nasional bahkan berhubungan dengan internasional. Kemarin sebelum dilantik, sambung Budi, kegiatan Pramuka agak vakum tapi bukan berarti tidak ada kegiatan, karena sifatnya besar-besar sehingga tidak bisa diikuti.

Budi juga mencontohkan ada kegiatan pramuka dalam rangka SAR atau dalam membantu kegiatan sosial bencana alam yang otomatis setiap kali ada bencana alam langsung Pramuka di daerah itu atau di dekat daerah itu selalu langsung bergerak ke lokasi bencana.

“Bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat dengan Kepolisian, TNI, dengan Badan SAR Nasional untuk kita ikut andil bagian daripada tim untuk menanggulangi bencana alam. Ini di antaranya,” jelasnya.

Berita sebelumyaRatusan Ribu Karyawan Kena PHK di Era Jokowi
Berita berikutnyaNajwa Shihab hingga Ira Koesno Modertor Debat Capres-Cawapres 2019