Belum Lama Diresmikan. LRT Palembang Rusak Parah Dihantam Hujan Angin

0
21
Foto: Kordanews.com

Hujan angin yang menerjang sebagian daerah Palembang, Sumatera Sabtu (27/10) siang telah menghancurkan salah satu statsiun Light Rail Transit atau kereta ringan (LRT). Dari foto-foto yang beredar di media sosial, Nampak statsiun rusak parah mulai dari eskalator, atap lantai satu, dan ruang tunggu.

PPK LRT Palembang Kementrian Perhubungan (Kemenhub) Suranto membenarkan banyaknya fasilitas Stasiun LRT Palembang di Jakabaring yang rusak parah. Suroto juga menyebut yang paling parah itu atap stasiun, banyak yang lepas. Eskalator dan kaca pembatas di dinding eskalator juga rusak. Kabel listrik di atas eskalator juga berantakan. Sudah langsung dibersihkan dan diperbaiki.

Diungkapkan Humas KAI Divre III Aida Suryanti, untuk keselamatan penumpang dan pelayanan LRT Palembang, jalur yang bisa digunakan penumpang akan dialihkan sementara waktu. Stasiun ini sudah ditutup sejak Sabtu sore. Penumpang masih tetap bisa menggunakan jalur LRT Palembang ke seberang ulu, namun hanya sampai Stasiun terdekat saja.

“Yang biasanya turun di Stasiun DJKA Jakabaring, akan diturunkan di Stasiun Jakabaring Palembang. Ini diberlakukan sampai stasiun yang rusak sudah bisa digunakan,” ungkapnya.

PT KAI meminta maaf kepada para penumpang LRT Palembang, karena tidak bisa memberi pelayanan maksimal akibat kerusakan ini. Namun mereka meyakinkan 12 stasiun LRT Palembang lainnya masih bisa digunakan untuk penumpang.

Menurut Kepala Proyek PT Waskita Karya untuk LRT Palembang Masudi Jauhari, kerusakan fasilitas LRT Palembang itu butuh waktu sekitar 1-2 minggu untuk perbaikannya. Untuk perbaikan ini memang harus menutup operasional stasiun,” katanya.

Berita sebelumyaPasca Geladah Rumah dan Kantor Lippo Group, KPK Panggil James Riady
Berita berikutnyaMendagri: Kata Presiden, Negara Kita itu Negara Peraturan Bukan Negara Hukum