Orang Gila Berhak Nyoblos, Indonesia Akan Jadi Bahan Tertawaan Dunia

0
15

Mantan Menko Kemartitiman dan Energi Rizal Ramli mengkritik kebijakan KPU yang mengizinkan orang gila pada Pemilu 17 April 2019.

“Sebetulnya itu lucu luar biasa kok orang gila dikasih hak suara,” kata RR dalam diskusi bertajuk “Refleksi Malari: Ganti Nahkoda Negeri?” di kantor Seknas Prabowo-Sandi, Jalan Hos Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/1).

Diskusi ini juga dihadiri pembicara lain yaitu Hidayat Nur Wahid (Wakil Ketua MPR), Amien Rais (mantan Ketua MPR), dan Syarwan Hamid (mantan Mendagri).

Menurut RR, anak-anak yang usianya di bawah 17 tahun tidak boleh diberikan kesempatan untuk memilih. Sebab usia itu dianggap rentan akan pengaruh orang lain, karena pendirian mereka tidak kokoh alias masih labil.

Adapun orang gila, lanjut RR, statusnya lebih labil lagi daripada anak di bawah anak 17 tahun.

Makanya, dia berharap agar para pemangku kepentingan seperti KPU, Bawaslu, dan Kementerian Dalam Negeri untuk segera menghapus kebijakan tersebut.

“Karena yang gini-gini merusak image Pemilu yang adil. Sahabat saya Mas Tjahjo (Mendagri), KPU dan lain-lain, tolong hentikan orang gila ini. Batalkan karena kita akan jadi bahan tertawaan. Orang gila dimana di dunia yang ada hak suara,” pungkas RR

Berita sebelumyaJokowi Sebut Nggak Perlu Latihan, TKN: Jokowi Latihan Debat 2,5 Jam
Berita berikutnya2 Perusahaan Korea Invenstasi Di Bukalapak