Buni Yani Bandingkan Dukungan NU pada Pilpres 2004 dan 2018

0
15

Pada Pemilu 2004 pasangan Mega-Hasyim Muzadi kalah oleh pasangan SBY-JK. Artinya, koalisi PDIP dengan NU kalah oleh kelompok politik baru yang sedang tumbuh di bawah SBY. Artinya, dari dulu baik kalangan yang mengaku nasionalis maupun santri tidak pernah solid dan homogen suaranya.

Pada Pemilu 2004 kalangan NU diperkirakan sebagian besar memilih SBY-JK. Situasi Pemilu 2004 ini kemungkinan besar akan terulang lagi pada Pemilu 2019. NU terbelah. Ditambah dengan dukungan kalangan Islam dari Alumni 212 dan simpatisan, sudah hampir pasti Prabowo-Sandiaga akan menang.

Dulu pada 2004 Mega yang ketua partai dan Hasyim Muzadi yang ketua NU pun tidak bisa mengkonsolidasikan dukungan ke mereka. Apalagi sekarang Jokowi yang bukan ketua partai yang berkoalisi dengan Ma’ruf Amin yang basis dukungan di Jawa Timur sangat lemah. Khusus untuk Ma’ruf, bahkan di kampung halamannya di Banten, suaranya di bawah Prabowo-Sandi.

Berita sebelumyaMahfud MD Sebut La Nyala Seharusnya Ditangkap Seperti Ratna Sarumpaet
Berita berikutnyaTangkap Bupati, KPK Diganjar Piala