Konspirasi Dibalik Kemah 2M

0
18

Diangkatnya kasus dana kemah 2 miliar rupiah yang melibatkan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Dr Dahnil Azhar Simanjuntak, tak beda dengan sebuah agenda busuk dari suatu kelompok tertentu di negeri ini.

Hal ini dipaparkan pegiat media dan pemerhati kebijakan publik, Arief Luqman El Hakiem yang viral dan menyebar di media sosial

Menurutnya, ada beberapa alasan mengapa saya berani membuat kesimpulan demikian.

1. Dana 2 miliar dan kegiatan Kemah Pemuda Indonesia yang diselenggarakan 16-17 Desember 2017 di pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta, adalah celar and clean, tidak ada persoalan baik secara konten maupun keuangan. Laporan BPK menyatakan penggunaan Dana APBN dalam lingkup Kemenpora untuk acara tersebut tidak ada masalah.

2. Acara tersebut diinisiasi oleh Kemenpora, melibatkan 20.000 massa dari Banser/Ansor NU dan Kokam Muhammadiyah, dihadiri Presiden Joko Widodo, Menkopolhukam Wiranto, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Gubernur DIY Sultan HB X, Menpora Imam Nahrowi dan banyak pejabat negara lainnya.

3. Secara kebetulan kasus ini diangkat bersamaan dengan momentum Muktamar Pemuda Muhammadiyah yang sedianya digelar 25-28 November 2018 di Yogyakarta. Dahnil Azhar adalah Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, yang juga Ketua Juru Bicara BPN (Badan Pemenangan Nasional) pasangan Capres Cawapres, Prabowo Subianto – Sandiaga Shalahuddin Uno.

4. Secara kebetulan kasus ini diangkat menjelang acara Reuni Akbar ke 2 Alumni ABI 212 (Aksi Bela Islam, 2 Desember 2016).

5. Total dana kemah sebetulnya mencapai 5,5 miliar rupiah dimana 2 M diterima Pemuda Muhammadiyah, sementara 3,5 M diterima Banser/Ansor NU. Mengapa yang ramai cuma yang mengalir ke Pemuda Muhammadiyah?

6. Sebagai informasi, Dahnil Azhar bukan pejabat negara yang bertanggung jawab terhadapmu penggunaan anggaran negara. Sebagai bagian dari perserikatan Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah itu kaya dan mandiri.

Muhammadiyah adalah salah satu ormas Islam yang kaya, terbesar dengan jumlah aum terbanyak baik lembaga pendidikan maupun rumah sakit.

Presiden Jokowi saja sampai heran dan kagum, Muhammadiyah bisa membangun gedung bernilai triliunan, berarti uangnya banyak. Mereka tidak pernah “ngobyek” dan minta-minta apalagi melakukan pemalakan untuk mengumpulkan dana.

Jadi, ketika Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, sudah membantah ada masalah dalam dana kemah, sesuai juga dengan laporan BPK. Dan pihak yang paling bertanggung jawab atas seluruh kegiatan kemah adalah Menpora, lantas…

Siapa yang “bermain” dalam kasus ini?
Apa motif dan tujuannya?
Mereka hendak menutupi kasus apa dengan isu dana kemah ini?

Saya yakin, masyarakat Indonesia sudah cerdas menilai dan menganalisa.

“Saya sampaikan bahwa ide dasar dari kemah itu memang saya yang menginisiasi, berangkat dari sebuah keinginan bahwa sudah saatnya pemuda Muhammadiyah, pemuda NU Banser-Ansor bisa melakukan upaya-upaya yang konkrit bisa menguatkan silaturrahim menguatkan ukhuwah,” papar Imam saat ditemui di Dyandra Convention Center, Surabaya, Minggu (25/11/2018).

JANGAN PERNAH MEMULAI SESUATU YANG TIDAK MAMPU KALIAN AKHIRI…

SIAPA MENABUR ANGIN, AKAN MENUAI BADAI…

PEMUDA MUHAMMADIYAH PUNYA KEHORMATAN DAN HARGA DIRI…

PANGLIMA BESAR JENDERAL SUDIRMAN DAN KH AHMAD DAHLAN ADALAH TELADAN-TELDAN KAMI…

Salam Indonesia Raya

Berita sebelumyaRI Tak Perlu Beli 51% Saham Freeport, 2021 Kembali ke Indonesia 100% Gratis
Berita berikutnyaFenomena Harga BBM: Cepat Naikkan Harga, Lambat Turunnya