Jelang GFNY Asia Championship, Pegowes Jajal Rute di Atas Kaldera Toba

0
126
Para pegowes dari berbagai negara melakukan uji coba rute GFNY Asia Championship 2018 di Samosir (Prayugo Utomo/JawaPos.com)

 Sebanyak 41 pegowes dari berbagai negara melakukan uji rute yang akan digunakan pada gelaran Gran Fondo New York (GFNY) Asia Champhionship 2018. GFNY akan dihelat di Pulau Samosir, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara pada September mendatang.

Para pegowes mulai mengayuh sepeda jenis road bike dari kawasan Tuktuk Siadong, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sabtu (29/4). Meski hanya berjumlah sedikit, pegowes yang datang dari luar negeri dan berbagai daerah di Indonesia itu tampak semangat.

Sepanjang perjalanan mereka disuguhkan pemandangan Danau Toba. Rute yang dilintasi punya tingkat kesulitan yang cukup lumayan. Di awal-awal, para pegowes dhadapkan dengan jalanan datar dan menikung. Namun, saat tiba di kawasan Aek Rangat, Pangururan jalanan menanjak. Kemiringan tanjakannya pun beragam. Mulai dari yang biasa hingga yang membuat nafas ngos-ngosan ada di lintasan itu.

GFNY Asia Championship 2018, Sepeda, Samosir, Kaldera Toba

Para pegowes disuguhkan pemandangan yang menawan (Prayugo Utomo/JawaPos.com)

Jalanan menanjak totalnya mencapai 26 Km sebelum mencapai kawasan kaki bukit Pusuk Buhit di ketinggian sekitar 1100 mdpl. Setelah berada di atas, pegowes kemudian dihadapkan dengan turunan yang mengarah kembali ke arah persimpangan Tele-Pangururan.

“Peserta tampaknya senang. Karena sepanjang perjalanan mereka melihat Danau Toba. Pas turunan itu mereka happy. Pasti puaslah dengan rutenya,” kata Team Leader GFNY Indonesia Tenne Permatasari, Minggu (29/4).

Uji rute untuk GFNY Asia Champhionship 2018 juga disandingkan dengan gelaran Toba Audax 2018. Nantinya Toba Audax akan menjadi panitia lokal dalam event GFNY itu.

Dalam perjalanan pulang, para pegowes melipir ke Pantai Pasir Putih Tanda Rabun di Desa Dos Roha, Kecamatan Simanindo. Mereka menikmati suguhan tarian tortor yang dibawakan para peserta Gondang Naposo. Saat masuk ke lokasi festival para peserta uji rute juga disematkan ulos sebagai tanda penghormatan kepada tamu.

Meski siang cukup terik saat itu, para pegowes juga sempat ikut menari tortor bersama peserta Gondang Naposo, Bupati Samosir Rapidin Simbolon, dan beberapa perangkat daerah lainnya.

Usai menyantap makan siang, pegowes kemudian melanjutkan perjalanan ke garis finish yang ada di titik start.

“Secara keseluruhan, untuk rute sudah baik. Namun di beberapa titik masih ada jalanan yang sedang diperbaiki. Jadi pihak pemerintah Kabupaten juga sedang melakukan upaya perbaikan. Agustus sudah selesai semua,” pungkas Tenne.

Pada GFNY Asia Championship, peserta akan dibagi dalam dua kategori, yakni Gran Fondo dan Medio Fondo. Untuk Gran Fondo pegowes akan menempuh jarak 143 km. Sedangkan untuk kelas medio fondo, hanya 108 km. Peserta ditarget akan mencapai 1000 orang dari berbagai negara.

Sementara itu, Bupati Samosir Rapidin Simbolon menyambut baik kegiatan uji rute dan GFNY yang akan digelar pada 2 September mendatang. Kini pihaknya sedang mengebut pengerjaan jalan yang kondisinya sudah 85 persen.

“Untuk GFNY Internasional, jalan Lingkar Samosir akan selesai Agustus. Kita terus berupaya membuat terobosan-terobosan. Karena sport tourism ini salah satu pendongkrak wisatawan baik lokal ataupun mancanegara bisa datang ke Samosir,” ujarnya.

Pihaknya berkomitmen akan terus melengkapi sarana dan prasarana untuk menunjang pariwisata dan kemajuan sport tourism di Samosir. “Samosir ini adalah surganya pesepeda. Makanya harus kita kembangkan,” pungkasnya.

Sumber:Jawapos.com

Berita sebelumyaIni Dia Spesifikasi dari Honda CRF1000L Afrika Twin
Berita berikutnyaKlasemen Formula 1 2018: Hamilton Ambil Alih Singgasana