Tertinggal 9,5 Detik di Belakang Marquez, Ini Curhatan Valentino Rossi

0
120
Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi (Motorsport)

Valentino Rossi kembali gagal naik podium. Pada seri ketiga MotoGP di Sirkuit Austin, Amerika Serkat, Senin (23/4) dini hari WIB, Rossi hanya mampu finis peringkat empat dengan catatan waktu 42 menit 1,589 detik.

Rossi berjarak 9,5 detik dari rivalnya, Marc Marquez yang memenangkan lomba di Negeri Paman Sam. Bagi Rossi, ini keenam kalinya ia tak bisa mengalalahkan Marquez di lintasan 5,5 Km tersebut.

Tanpa banyak alasan, Rossi mengakui penampilan buruknya di Sirkuit Austin. Pembalap Movistar Yamaha itu kecewa berat gagal naik podium.

MotoGP 2018, motoGP Amerika Serikat 2018, MotoGP Austin 2018, Pedrosa, Marquez, Rossi, Vinales, Lorenzo, Dovizioso
Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi. (Motorsport)

“Balapan ini sedikit lebih sulit dari yang saya harapkan. Pada Jumat dan Sabtu, saya punya kecepatan bagus. Dengan kecepatan itu saya yakin bisa bersaing untuk memperebutkan podium. Tapi saya kesulitan khususnya dalam mengelola ban depan. Saya tidak mengalami itu ketika latihan. Tapi saat lomba saya justru kehilangan banyak waktu,” ungkap Rossi yang dilansir oleh Motorsport.

“Saya berusaha untuk tetap dekat dengan Andrea Iannone (posisi ketiga). Tapi dia lebih kuat dari saya. Jujur saja, saya kesulitan menghadapinya,” ujar The Doctor.

Untuk sementara Rossi bertengger di peringkat tujuh klasemen. Dari tiga balapan, ia baru bisa mengumpulkan 29 poin.

Ke depannya Rossi yakin bakal tampil lebih kompetitif. Sebab selanjutnya balapan akan digelar di ranah Eropa dan ia optimistis Yamaha YZR-M1 lebih cocok dengan sejumlah lintasan di Benua Biru.

“Hasil akhir dari perlombaan ini memang tidak terlalu buruk. Tapi saya pribadi ingin meraih podium. Jadi wajar jika saya kurang puas. Meski demikian ada dua motor Yamaha di posisi empat besar. Itu artinya kami sudah kompetitif,” ucapnya.

“Saya lebih menyukai motor 2018. Sekarang kami akan memikirkan balapan di Eropa sebab di sana kami yakin dapat mengubah segalanya. Tahun lalu kami sempat kesulitan. Namun mulai di Jerez (seri ke-4) kami menjadi lebih mengerti banyak hal dan bisa tampil lebih cepat,” pungkas sang pembalap.

Sumber: Jawapos.com

Berita sebelumyaThe Minions Harus Bisa Angkat Moral Tim Thomas
Berita berikutnyaJuventus Bermain Api Scudetto