Demi Bertahan Hidup, Pelajar Ini Jualan Cilok Di Sekolah

0
17
Foto Okezone.com

Jagad media sosial kembali diramaikan dengan kabar seorang pelajar bernama Ida Ayu Riski Susilowati bersekolah sambil jualan cilok. Ida Ayu memanfaatkan jam istirahat 15 menit itu untuk berjualan cilok di lingkungan sekolah.

Dari hasil berjualan cilok itulah, gadis yang masih duduk di kelas XII SMK Bhakti Karya Karanganyar ini bisa menghidupi dirinya bersama satu adiknya di rumah peninggalan sang nenek di Desa Kebonagung Kulon RT 6/ RW 6, Suruh- Tasikmadu, Karanganyar.

Ia mengatakan tinggal berdua dengan adiknya di rumah neneknya. Sudah dua tahun Ida Ayu tinggal di rumah neneknya. Sejak ayahnya meninggal dunia dan ibunya memutuskan tetap tinggal dan bekerja di Bekasi, dirinya bersama adik bungsunya memilih tinggal bersama neneknya di Karanganyar. Namun, takdir bicara lain. Nenek Ida Ayu tak lama kemudian juga meninggal dunia.

Sejak saat itulah, siswa SMK jurusan Akuntansi kelas XII ini harus berjuang keras untuk meraih mimpinya. Perjuangan itu selalu dilaluinya sejak pukul 02.00 WIB. Di saat semua anak masih terlelap dalam mimpi, Ida Ayu harus bangun di pagi buta untuk menyiapkan cilok dagangannya.

Setiap pagi pukul 02.00 Ida ayu harus bangun, bikin cilok. Setelah selesai menyiapkan sarapan, baru mandi dan berangkat sekolah. Jarak tempuh sekolah dan rumahnya sekitar 10 kilometer. Aktivitas tersebut dilakoninya hampir setiap hari.

Rasa kantuk, lelah, dan berkeringat tidak dihiraukannya. Dengan mengayuh sepeda berwarna biru dan membawa gerobak ciloknya, Ida Ayu berangkat ke sekolah dengan dua tujuan, yaitu mencari ilmu dan dan berdagang untuk mencari rejeki.

Dalam sehari, setidaknya Ida Ayu bisa mengantongi uang Rp30 ribu. Sebagian ditabung, sebagian untuk makan dan sekolah. Untuk makan sehari-hari, terkadang dirinya memasak, membeli di luar, atau diberi oleh kerabatnya. Sudah setahun ini Ida Ayu jualan cilok untuk biaya hidup dan sekolah saya dan adik.

Berita sebelumyaBendera Tauhid Dibakar, FPI MInta PBNU Minta Maaf
Berita berikutnyaPengacara Atiqah: Bantah Adanya Dugaan Aliran Dana dari Rekening Bantuan Danau Toba