Pasca Tsunami Palu, Banyak Korban Dipantai dan Mengambang Laut

0
18
Foto Panjimas.com

Gempa berkekuatan bermagnitudo pukul 17.02 WIB 7,4 SR Jumat (28/9) yang disusul tsunami 20 menit kemudian membuat Palu dan Donggala luluh lantak. Selain menghancurkan infrastruktur jalan, jembatan dan bangunan, aliran listrik dan telekomunikasi juga terputus.

Menurut saksi mata di lokasi kejadian, banyak korban meninggal dunia di Pantai Talise, Kota Palu setelah tsunami menerjang. “Banyak mayat berserakan di pantai dan mengambang di permukaan laut,” kata Nining usai Talise Palu untuk melihat kondisi pasca-gempa dan tsunami.seperti dilansir Kompas.com.

Menurut dia, kondisi korban meninggal dunia sangat memprihantinkan. Jenazah dilaporkan bercampur dengan puing-puing material yang beserakan. Kerusakan di kawasan pantai Talise juga dilaporkan sangat parah. Nining menyebut jalan raya yang memilki 2 lajur kini sebagian sudah lenyap di terjang gelombang tsunami.

Hingga saat ini belum ada laporan resmi yang dirilis otoritas terkait mengenai kerusakan maupun jumlah korban akibat tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala. Hingga pukul 20.00 WIB tadi, tercatat ada 22 gempa susulan. Gempa sebelum 7,7 disebut dengan gempa pendahulu dan sesudahnya disebut susulan.

Berita sebelumyaRupiah Masih Loyo Meski BI Naikkan Suku Bunga Acuan
Berita berikutnyaSudah 111.294 Akun Pelamar CPNS Terdaftar