Keluarga Jokowi Dan Setya Novanto Disebut Dalam Korupsi Bakamla, Istana Bersuara

0
10
Foto medcom.id

Keluarga Presiden Joko Widodo disebut anggota Komisi I DPR non-aktif dari fraksi Partai Golkar Fayakhun Andriadi dalam sidang di pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Jakarta, Rabu (17/10).

Fayakhun mengaku dikenalkan dengan sejumlah keluarga Presiden Joko Widodo oleh Ali Fahmi alias Ali Habsyi saat sedang mengawal anggaran Badan Keamanan Laut (Bakamla).

Fayakhun mengungkapkan ia diperkenalkan oleh staf ahli di Bakamla yang juga politikus PDI-Perjuangan Ali Fahmi alias Ali Habsyi alias Fahmi Habsyi alias onta di hotel Grand Mahakam pada 2016.

Fayakhun mengaku Fahmi Habsyi berkeras untuk menemuinya sehingga ia pun menemui Fahmi Habsyi di hotel Grand Mahakam. Saat itulah Fayakhun diperkenalkan oleh Fahmi Habsyi dengan orang-orang yang disebut keluarga Jokowi tersebut.

Fayakhun mengakui menerima fee 1 persen dari proyek satelit monitoring di Bakamla atau senilai Rp 12 miliar. “Iya uang itu sudah habis dipakai. Saya menyesali perbuatan saya,” ujar Fayakhun

Dari Rp 12 miliar‎ yang diterimanya, Fayakhun menjelaskan sebanyak 500 ribu dollar SGD diserahkan ke Setya Novanto untuk membantu Rapimnas Golkar 2016 silam di Istora Senayan.

Uang itu disampaikan Fayakhun melalui keponakan Setya Novanto, yakni Irvanto Hendra Pambudi.
Bahkan untuk membulatkan menjadi genap 500 ribu dollar ‎SGD, Fayakhun harus menambah 50 ribu dollar SGD.

Lebih lanjut, Fayakhun juga bicara soal niat baik mulai dari pengajuan Justice Colabolattor (JC) hingga pengembalian uang Rp 2 miliar ke KPK.

Pihak Istana Kepresidenan menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo melarang keras keluarganya untuk terlibat urusan bisnis dengan pemerintah dan BUMN.

Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki mengatakan kasus suap pengadaan satelit monitoring dan drone di Bakamla, Fayakhun bisa saja mencatut nama keluarga pak Jokowi

“Kita tahu anak kandung Pak Presiden sendiri tidak ada yang berbisnis dengan Pemerintah. Malah jualan martabak dan pisang,” kata Teten.

Berita sebelumyaYuks Ikut Kompetisi Liga Terbesar Gamer Berhadiah Rp 3 Miliar
Berita berikutnyaBima Arya Grebek Praktek Narkotika dan Prostitusi Pelajar Di Bogor