Digarap KPK Seharian Bos Lippo dan Bupati Bekasi Ditahan

0
13
dok berkabar.id

Setelah enam dari Sembilan orang tersangka kasus suap Meikarta kepada Bupati Bekasi ditahan, hingga Selasa (16/10) malam KPK resmi menahan sisanya. Mereka adalah Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro, Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin terakhir Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi, Neneng Rahmi.

Ketiganya keluar dengan menggunakan rompi orange satu demi satu setelah menjalani pemeriksaan 15-23 jam. Ketiganya pun kompak enggan berkomentar pada media dan tampak wajah lelah karena proses pemeriksaan yang cukup panjang.

Neneng Hasanah ditangkap oleh petugas KPK dan tiba di Gedung KPK Senin (15/10) sekitar pukul 23.25 WIB keluar mengenakan rompi oranye pada Selasa (16/10) pukul 19.46 WIB. Sekitar 20 jam KPK menggarap Bupati Bekasi itu.

Sementara Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro resmi ditahan setelah sekitar 15 jam diperiksa di Gedung KPK, Jakarta. Bos pengembang properti itu ditangkap petugas KPK saat sedang berada di rumahnya. Billy tiba di Gedung KPK pada Senin (15/10) pukul 23.37 WIB. Setelah tiba, Billy langsung menjalani pemeriksaan secara intensif. Ia baru keluar dari Gedung KPK pada pukul 15.15 WIB.

Terkahir, Neneng Rahmi menyerahkan diri pagi tadi pukul 04.00 WIB ke KPK ‎diantar oleh pihak keluarga keluar dengan rompi orange Selasa (16/10) malam. Neneng sebelumnya sempat melarikan diri saat hendak diamankan KPK pada Minggu (14/10).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah Bupati Bekasi ditahan di rutan KPK, sedangkan Neneng Rahmi dan Billy Sindoro ditahan di Rutan Mapolda Metro Jaya. “Ketiganya ditahan selama 20 hari ke depan ,” jelasnya.

Dalam kasus ini, Neneng selaku bupati dan para kepala dinas di Pemkab Bekasi diduga dijanjikan uang Rp 13 miliar oleh pengembang Lippo Group. Hingga saat ini, menurut KPK, baru terjadi penyerahan uang sebesar Rp 7 miliar. Advertisment Pemberian uang itu terkait pengurusan perizinan proyek Meikarta di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Diketahui kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan di Bekasi dan Surabaya. Hingga akhirnya KPK menjerat 9 tersangka. Mereka adalah B‎illy Sindoro selaku Direktur Operasional Lippo Group, Henry Jasmen selaku pegawai Lippo Group dan dua konsultan Lippo Group‎, Taryudi dan Fitra Djaja Purnama. Seluruhnya sebagai pemberi suap.

Adapun sebagai tersangka ‎penerima suap, yakni Neneng Hasanah Yasin selaku Bupati Bekasi, Jamaludin selaku Kepala Dinas Pemkab Bekasi, Sahat M Nohor selaku Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi, Dewi Tisnawati selaku Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Bekasi dan Neneng Rahmi selaku Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi.

Berita sebelumyaGelar Pesta Pernikahan di SPBU, Pertamina Stop Pasokan BBM
Berita berikutnyaDihari Ulang Tahunnya, Prabowo Minta Jangan Ada Perayaan Berlebihan