Jelang Jokowi Diberi Gelar Di Riau, Baliho SBY Dirusak

0
24
Foto : ist

Bertepatan dengan momentum pemberian gelar Datur Seri Setia Amanah di Riau berlangsung Sabtu (15/12), baliho Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dirusak.

Polisi mengamankan satu terduga pelaku perusakan baliho SBY hingga bendera Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau. Politikus PD, Andi Arief, mengungkapkan, dari pelaku, didapatkan keterangan bahwa ‘order’ berasal dari PDIP.

“Keterangan pelaku perusakan yang ditangkap DPC Demokrat malam tadi menyebut dia disuruh Pengurus PDIP,” kata Andi Arief di akun Twitter-nya.

Turut prihatin atas perusakan bendera dan baliho Partai Demokrat di Riau. Ruang demokrasi menjadi “tidak nyaman” di era Jokowi.

Dugaan sementara di lakukan oleh orang bayaran atas “perintah” parpol penguasa.

Apa iya perusakan ini berkaitan dengan agenda kedatangan Jokowi yg bersamaan dgn agenda ketum SBY di Riau?

SBY bukan capres bung ! dan bukan rival Jokowi, untuk apa di takutkan?

Andi mengatakan, berdasarkan pengakuan orang yang ditangkap polisi, ada 35 orang yang diperintahkan untuk merusak baliho, spanduk, dan bendera tersebut. Ke-35 orang tersebut dibagi dalam 5 kelompok.

“Satu regu 7 orang. Mereka dibayar Rp 150 ribu per orang. Yang menyedihkan, pemberi order dari partai berkuasa,” ujarnya.

Andi kemudian menyinggung pemasangan atribut parpol pada zaman Orde Baru. Dia mengatakan, di masa kepemimpinan Soeharto, atribut parpol, seperti PDIP dan PPP, selalu diberi ruang.

“Zaman Orde Baru, atribut PPP dan PDI tetap diberi kesempatan tampil. Tidak dirusak massal. Cara Orde Baru atau Golkar waktu itu membuat atribut di tempat yang sama dengan lebih besar dan menutupi atribut PPP dan PDI. Itu cara orang politik. Bukan dengan merusak,” tutur Andi Arief.

Perusakan baliho dan spanduk SBY serta bendera Partai Demokrat terjadi pada dini hari tadi. SBY, yang pagi ini mengecek langsung ke lokasi, mengaku sedih dan kecewa atas perusakan itu.

Atas peristiwa itu, polisi telah mengamankan pemuda bernama Heryd Swanto (22), terduga pelaku perusakan baliho selamat datang SBY, spanduk, hingga bendera Partai Demokrat (PD), di Pekanbaru, Riau. Heryd hingga kini masih diperiksa secara intensif terkait motifnya.

Berita sebelumyaKPU: Hemat Biaya Rp 600 Miliar dengan Kotak dan Bilik Kardus
Berita berikutnyaJokowi Diganjar Gelar Datuk Seri Setia Amanah