Sebut Sontoloyo hingga Politik Genderewo, Berkarya Sebut Jokowi Terlalu Reaktif

0
11
Foto: depoktren.com

Capres nomor urut 1 Joko Widodo dinilai sangat reaktif jelang pilpres 2019. Setelah menyebut Sontoloyo yang menjadi sorotan publik. Belum reda kontroversi kata sontoloyo, Jokowi kembali menyebut kata politik genderewo yang disebut tim suksesnya ditujukan pada rivalnya.

Elite Partai Berkarya pimpinan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto ikut merespons. Sekjen Berkarya, sekaligus Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso menilai, Jokowi telah keluar dari pakem gaya khasnya, karena berpidato soal politik genderuwo. Bahkan, Jokowi dinilai terlalu reaktif.

“Akhir-akhir ini, beliau terlalu reaktif komentari situasi nasional yang memang lagi sulit. Kemarin, keluar istilah sontoloyo, sekarang politik genderuwo. Apa pula ini? Beliau, sepertinya telah keluar dari pakem gaya khas Jokowi,” kata Priyo melalui pesan singkat, Jumat 9 November 2018.

Menurutnya, pernyataan itu mengekspresikan rasa ‘khawatir yang berlebihan’ terhadap kritikan berbagai komponen masyarakat atas situasi sosial dan ekonomi akhir-akhir ini. Ia menyinggung kondisi ekonomi saat ini yang menurun.

“Faktanya, ekonomi kita sedang susah sekarang ini dan itu dibarengi situasi ‘tintrim sosial’ yang mengancam sendi-sendi kekeluargaan bermasyarakat dan berbangsa,” jelas Priyo.

Kemudian, ia menilai keliru kalau kritikan masyarakat sebagai propaganda pesimisme. Kritikan adalah hal lumrah dan terjadi di tahun politik maupun bukan tahun politik.

“Kritikan bukanlah genderuwo yang menakutkan. Mestinya diterima lapang dada untuk perbaikan. Saya anjurkan pemerintah tetap fokus saja terhadap perbaikan ekonomi dan sosial,” sebut eks Wakil Ketua DPR itu.

Dia mengingatkan dalam menghadapi persoalan bangsa ini diperlukan gotong royong. “Ini, memang perlu kerja kolektif seluruh komponen bangsa. Semua kita siap bahu-membahu,” kata Priyo.

Berita sebelumyaKubu Jokowi Tuding Prabowo Lakukan Politik Genderewo
Berita berikutnyaClear, Berikut Klarifikasi Habib Rizieq