Bawa Rekanannya, Xiaomi akan Dirikan Pabrik di Batam?

0
136
Head of Xiaomi South Pacific Region and Xiaomi Indonesia Country Manager, Steven Shi saat meresmikan Xiaomi Supplier Investment Summit di Batam, Kepulauan Riau. (Istimewa)

Xiaomi bersama Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menyelenggarakan Supplier Investment Summit untuk pertama kalinya. Hal tersebut guna menjamu lebih dari 20 pemasok komponen smartphone global dengan misi memberikan pemahaman tentang ekosistem manufaktur di Indonesia. Pertemuan tersebut diharapkan dapat membawa investasi besar pada berdirinya pabrik smartphone Xiaomi di Indonesia.

Head of Xiaomi South Pacific Region and Xiaomi Indonesia Country Manager, Steven Shi mengaku senang bisa bekerja sama dengan BP Batam untuk menjamu para supplier global. “Dalam kegiatan Supplier Investment Summit pertama di Batam ini, melalui berbagai kegiatan yang berbeda di acara ini, kami yakin bahwa para supplier dapat melihat secara langsung besarnya potensi pasar serta memahami iklim investasi di Indonesia, dan khususnya di wilayah Batam,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima JawaPos.com, Selasa (8/5).

Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo menyambut baik para partisipan dalam gelaran forum bisnis tersebut. “Supplier Investment Summit pertama yang diprakarsai oleh Xiaomi ini merupakan sebuah langkah penting dalam menyambut gelombang baru dari investasi asing yang diperkirakan akan memperkuat seluruh proses manufaktur smartphone lokal di Indonesia,” jelasnya.

xiaomi, xiaomi bp batam, Steven Shi
Steven Shi, Head of Xiaomi South Pacific Region and Xiaomi Indonesia Country Manager (kiri) bersama Lukita Dinarsyah Tuwo, Kepala BP Batam di Acara Supplier Investment Summit di Batam, Kepulauan Riau. (Istimewa) 

Dia juga menjelaskan bahwa selain jumlah investasi dan lapangan pekerjaan, hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah bagaimana kegiatan ini dapat mempercepat laju transformasi Indonesia untuk menjadi salah satu negara dengan perekonomian digital terbesar di dunia.

“Ketersediaan infrastruktur, letak geografis yang strategis dan dukungan pemerintah dalam kemudahan perizinan investasi menjadikan Batam sangat siap sebagai tujuan investasi yang kompetitif baik di Asia maupun dunia. Salah satu dukungan BP Batam untuk memudahkan proses investasi asing telah terselenggara melalui program izin investasi 3 jam,” terangnya.

Diketahui, pada awal tahun lalu, Xiaomi meluncurkan inisiatif ‘Kami Buatan Indonesia’. Hal ini memungkinkan perusahaan menghadirkan lebih banyak produk yang telah disesuaikan dengan kebutuhan lokal, sehingga dapat memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik secara menyeluruh. Saat ini, Xiaomi bekerja sama dengan PT Sat Nusapersada sebagai manufaktur lokal di Indonesia.

Sumber: Jawapos.com

Berita sebelumyaT-Cash dan Rumah Zakat Kenalkan Program Ramadhan Berdaya
Berita berikutnyaNomor Terblokir Bisa Aktif Kembali, Ini Syaratnya