Facebook Global akan Datangi Kemenkominfo Beri Penjelasan

0
99
Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan. (RianAlfianto/JawaPos.com)

Perwakilan Facebook Global dikabarkan akan menemui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Salah satu poin penting yang akan dibahas adalah soal skandal kebocoran data yang menimpa platform jejaring sosial media (sosmed) itu.

Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, perwakilan Facebook global yang akan ke Indonesia adalah VP urusan data dan privasi Facebook Global. “Dia mau bertemu pak Menteri (Rudiantara). Salah satunya untuk itu (membahas soal kebocoran data),” ungkapnya di kantor Kemenkominfo, Jumat (4/5).

Dia menjelaskan, perwakilan Facebook global akan melaporkan langsung perkembangan kondisi kasus kebocoran data yang dialami Facebook. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus kebocoran data tersebut gara-gara ulah pihak ketiga yang memanfaatkan data pengguna untuk kepentingan tertentu.

“Dia (perwakilan Facebook global) mau datang langsung katanya. Selama ini kan kita hanya surat-suratan saja,” ujar pria yang akrab disapa Semmy itu.

Kendati akan hadir langsung menemui Menkominfo Rudiantara di kantor Kemenkominfo, Semmy masih belum dapat memastikan soal hasil audit yang dilakukan Facebook akan dibahas atau tidak. Sebab, Semmy menyebut bahwa hingga saat ini jika memang ada yang ingin disampaikan terkait hasil audit, pasti Facebook sudah memberitahu Kemenkominfo.

“Kalo emang ada update terbaru soal audit kan kita bisa tagih lewat email. Zaman kan udah canggih bos, tinggal kirim aja,” ujar Semmy sambil tertawa.

Kemenkominfo sebelumnya juga sempat memanggil Facebook. Namun waktu itu hanya perwakilan Facebook Indonesia saja yang hadir, bukan Facebook global.

Platform sosmed yang dipimpin Mark Zuckerberg itu juga sempat dipanggil Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk diminta penjelasannya. Namun hingga kini, soal kepastian hasil audit yang dilakukan Facebook, Kemenkominfo dan DPR sama-sama belum mendapatkan kejelasan.

Sumber: Jawapos.com

Berita sebelumyaSebentar Lagi, Foto Porno Tidak Bisa Diakses di Google Image
Berita berikutnyaIni Dia Ponsel Terlaris 2018