Sama-Sama Usung AI, Pilih Oppo F7 atau Xiaomi Redmi Note 5?

0
478
Oppo F7 (kiri) dan Xiaomi Redmi Note 5 (Issak Ramadhan/JawaPos.com)

Persaingan vendor ponsel asal Tiongkok tengah ‘memanas’ beberapa waktu belakangan. Beberapa vendor gencar meluncurkan produk terbarunya dengan menawarkan masing-masing keunggulan untuk memikat hati calon pembeli. Smartphone teranyar itu sama-sama membawa fitur kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Sebut saja Oppo dan Xiaomi. Dua perusahaan besar asal negeri tirai bambu ini meluncurkan produknya di pasar tanah air hanya dengan selisih waktu sehari. Ya, beda sehari. Oppo melakukan peluncuran produk terbarunya pada Selasa (17/4) lalu, kemudian disusul Xiaomi sehari setelahnya pada Rabu (18/4) lalu.

Lantas apa kehebatan masing-masing ponsel besutan Oppo dan Xiaomi itu?

Oppo F7, Redmi Note 5
Spesifikasi umum Oppo F7 (atas) dan spesifikasi umum Xiaomi Redmi Note 5. (Issak Ramadhan/JawaPos.com)

Kedua produk tersebut sejatinya memang menyasar segmen berbeda. Oppo dengan F7-nya masih betah bermain di pasar ponsel selfie. Sesuai dengan tagline produknya, yakni ‘Selfie Expert and Leader’. Menjadi wajar ketika Oppo dengan F7-nya mengusung ponsel dengan kamera depan beresolusi besar, yakni 25 MP yang dapat memanjakan pecinta swafoto.

Kemudian Xiaomi Redmi Note 5. Xiaomi di tanah air terkenal dengan basis fans-nya yang besar. MiFans namanya. Untuk pasar tanah air, Xiaomi tidak spesifik memiliki tagline seperti Oppo. Namun Xiaomi di pasar Indonesia terkenal gemar memberikan harga miring untuk produk yang dilepasnya kepasaran.

Kendati memiliki ‘label’ ponsel murah, Xiaomi mengklaim bahwa produknya tetap memiliki kualitas. “Kami memiliki misi ‘produk berkualitas harga jujur’ jadi untuk kualitas kami tidak main,” kata Director Of Product Managemen and Marketing Xiaomi Global Donovan Sung beberapa waktu lalu.

Untuk mengetahui masing-masing kehebatan ponsel beda segmen ini, berikut JawaPos.com beberkan satu persatu.

Oppo F7

Dari segi fisik, Oppo F7 tampak berbeda dengan Xiaomi Redmi Note 5. Oppo F7 hadir dengan layar takik yang tengah menjadi tren akhir-akhir ini. Layar Oppo F7 juga terbilang luas yakni 6,23 inci dengan aspek rasio 19:9 beresolusi FHD+ (2280x1080p).

Beralih ke sektor chipset, Oppo F7 dipersenjatai dengan Mediatek Helio P60. Mediatek Helio P60 ini diperkenalkan perdana saat gelaran Mobile World Congress (MWC) 2018 di Barcelona beberapa waktu lalu.

Helio P60 juga mendapat pengakuan sebagai “Best of MWC 2018” dari Android Authority. Mediatek Helio P60 juga diklaim memiliki kinerja hampir menyamai prosesor buatan kompetitor, yakni Qualcomm dengan Snapdragon 660.

Untuk fitur AI, Mediatek Helio P60 yang didukung Dual-Core Artificial Intelligence Processing Unit, konon bisa membantu F7 menjalankan fungsi kecerdasan buatan secara optimal. Kemampuan tersebut sekaligus membuat performa ponsel saat menjalankan aplikasi multimedia menjadi lebih smooth. Lainnya dari faktor AI yang dibawa Oppo F7 juga mampu mengakomodir kegiatan Multitasking, bermain game, dan sudah tentu menyokong kemampuan AI Beauty yang dibawa Oppo.

Marketing Plan Oppo Indonesia Suwanto mengatakan, Oppo F7 mengembangkan banyak fitur berdasarkan (AI) Beauty 2.0 yang diperluas hingga leher dan lengan pengguna, sehingga titik pengenalan meningkat 20 persen, yakni 296 titik.

“Al Beauty pada kamera Oppo F7, dapat mengenali berdasarkan warna kulit dan gender penggunanya, sehingga membuat hasil gambar menjadi natural,” kata Suwanto di acara peluncuran Oppo F7 di Jakarta.

Tidak berhenti di situ, Al Beauty juga ditambah dengan machine learning yang berfungsi memberi efek beautify. Bisa juga membuat efek antara objek dengan background memisah, layaknya kamera profesional.

Selain Al Beauty, kamera Oppo F7 juga dilengkapi fitur lain seperti Vivid Mode yang membuat hasil gambar menjadi lebih hidup, serta Al Recognition untuk mengenali objek foto seperti membedakan antara makanan dengan pegunungan. Dengan fitur tersebut, hasil gambarnya akan berbeda. Kemudian, kamera Oppo F7 juga dilengkapi dengan sensor HDR Sony 576.

Menyoal AI lainnya, ada juga AI Battery Management yang memiliki kemampuan alokasi daya secara tepat sesuai kebutuhan perangkat untuk performa terbaiknya.

“Oppo F7 hadir dengan baterai sebesar 3.400 mAh. Dengan AI Battery Management, Oppo F7 akan memiliki alokasi daya baterai yang tepat secara baik. Sehingga hal ini dapat memperpanjang durasi siaga perangkat dalam penggunaan sehari-hari,” jelas Suwanto.

Kendati dilengkapi dengan teknologi AI untuk kedua kameranya, Oppo F7 hanya hadir dengan konfigurasi satu kamera utama dengan resolusi 16 MP. Seperti diberitakan sebelumnya, Oppo mengungkapkan alasan tidak mengikuti tren kamera ganda adalah karena ingin menciptakan tren sendiri. Berbeda dengan kamera utamanya, Oppo F7 yang menitik beratkan pada ponsel swafoto, hadir dengan kamera depan dengan resolusi terbilang jumbo, yakni sebesar 25 MP.

Xiaomi Redmi Note 5

Beralih ke Xiaomi Redmi Note 5, dari fisiknya Xiaomi Redmi Note 5 memiliki penampilan yang bisa dibilang klasik. Mengapa klasik? Sebab Xiaomi Redmi Note 5 rupanya tidak mengikuti tren layar dengan takik atau poni. Tidak seperti pabrikan Tiongkok lainnya yang seolah ‘latah’ dengan tren layar berponi. Layar Xiaomi Redmi Note 5 memiliki bentang seluas 5,99 inci dengan resolusi FHD+ beraspek rasio 18:9.

Meski tidak mirip iPhone X dari sisi depan karena tidak memiliki poni di layarnya, namun berbeda ketika melihat sisi belakangnya. Kesan mirip iPhone X cukup terasa dari angle ini.

Ada dua buah kamera utama yang disusun vertikal dengan dibatasi LED Flash di tengahnya. Persis iPhone X. Hanya saja tempat yang menjadi logo buah apel tergigit khas brand Apple digantikan dengan sensor sidik jari sebagai fitur keamanan.

Bergeser ke chipsetnya, Xiaomi Redmi Note 5 hadir dengan platform terbaru dari Qualcomm Snapdragon seri 636 dengan basis proses manufaktur 14nm. Xiaomi mengklaim bahwa pengguna akan mengalami kinerja smartphone yang lebih cepat. Baik digunakan untuk mengedit dokumen besar ataupun ketika bermain game yang menuntut daya besar. Hal ini berkat arsitektur Kryo 260, kecepatan clock maksimum 1.8GHz dan Adreno 509 GPU.

Tak mau kalah, Xiaomi Redmi Note 5 juga turut disertakan fitur AI. Pada kesempatan yang lalu, pihak Qualcomm juga sempat menyinggung masalah AI di chipset yang hadir di tubuh Xiaomi Redmi Note 5 ini. Qualcomm menyebut bahwa Snapdragon 636 hadir dengan kemampuan mengolah AI yang baik. Fabrikasi 14nm dan Kryo 260 diklaim Qualcomm mampu mendukung performa machine learning yang cepat dan efisiensi daya yang baik.

Fitur AI di Xiaomi Redmi Note 5 juga hadir pada sektor fotografinya. Xiaomi menyebut bahwa Redmi Note 5 sebagai Flagship Level AI Dual Kamera. Sama seperti Oppo F7, Xiaomi Redmi Note 5 hadir pula membawa AI untuk membuat hasil foto lebih maskimal.

AI Beautify 4.0 terbaru dari Xiaomi, baik untuk kamera depan dan kamera belakangnya, diklaim dapat memberikan efek berbeda dan lebih sempurna. Ini berkat perhitungan AI untuk tampilan lebih natural hingga terlihat mirip dengan sesi makeup profesional. Bahkan, tanpa sensor kedua, kamera depan dapat menghasilkan efek bokeh dalam Portrait Mode, berkat teknologi AI yang membantu untuk mengisolasi subjek dari latar belakang.

Head of Xiaomi South Pacific Region dan Country Manager Indonesia Steven Shi mengatakan, ketika menggunakan Xiaomi Redmi Note 5, pengguna tidak butuh lagi make-up tebal untuk terlihat cantik dan tampan. “Katakan selamat tinggal pada make-up,” kata Shi saat acara peluncuran smartphone terbaru Xiaomi Redmi Note 5 di Jakarta beberapa waktu lalu.

AI dari Xiaomi Redmi Note 5 tidak hanya dapat memuluskan wajah penggunanya. Lebih jauh, smartphone tersebut bak memiliki peran sebagai dokter bedah kecantikan. Betapa tidak, AI Beautify dari Redmi Note 5 bahkan mampu memberikan efek lain seperti: memancungkan hidung, menghilangkan jerawat, menghilangkan kantung mata, membesarkan mata, memberi warna bibir, mencerahkan mata bahkan membuat wajah pengguna yang bulat menjadi nampak tirus.

Tersedianya AI pada produk smartphone kini seolah menjadi hal wajib yang dilakukan vendor teknologi. Selain dari aspek desain dan kamera, kini AI juga tampak menjadi nilai jual utama sebuah produk teknologi.

Pemerhati Gadget kenamaan Lucky Sebastian menjelaskan, AI yang dibawa pabrikan smartphone untuk mendongkrak performa kamera merupakan hal yang biasa. “AI yang ada saat ini, seperti mencelupkan jari ke dalam gelas berisi air hangat. Jari masuk, oh ini hangat rasanya, kalau dingin, oh ini dingin rasanya. Baru sebatas itu saja,” kata Lucky kepada JawaPos.com melalui sambungan telepon.

Pria murah senyum itu menerangkan, AI yang ada sekarang masih berada pada level permukaan. Ibarat lautan, AI saat ini masih berada di level air yang dangkal, bahkan belum menyentuh ke tengah-tengahnya.

“AI yang ada sekarang itu masih di permukaan saja, masih dalam sekali fungsi AI yang bisa digunakan dalam produk teknologi. Kalau sekarang baru bermain di level kamera, mungkin ke depan bisa lebih dalam lagi. Lebih cerdas lagi,” sambung Lucky.

Meniliki fungsi AI pada kamera smartphone, Lucky mengamini bahwa AI mampu menambah performa kamera sebuah smartphone. lebih jauh, AI juga mampu mendongkrak performa kamera dengan resolusi yang biasa saja menjadi lebih bertenaga.

Dengan AI, lanjut Lucky, gambar yang dijepret oleh lensa kemudian diolah sedemikian rupa sehingga sesuai dengan algoritma komputer yang menjadi acuannya. Menggunakan AI, sekarang kamera bisa mengidentifikasi gender, usia, jenis dan warna kulit, obyek foto, dalam keadaan apa, dan foto yang bagaimana semua diolah dengan program komputer.

“AI cukup membantu kok, terkait hasilnya, sebuah karya fotografi kan tidak bisa di ukur bagus atau tidaknya. Kalau ada yang bilang merk A hasil foto dengan AI nya nggak natural, merk B lebih natural itu kan subyektif. Sifatnya suka-sukaan lah, ada yang suka karakter gambar begini, ada yang suka begitu, masing-masing seleranya,” tambah Lucky.

Terakhir, dirinya menyebut bahwa tren penggunaan AI masih akan terus berlanjut dalam persaingan pasar smartphone. Baik penggunaannya untuk kamera maupun fungsi lain yang lebih dalam dan lebih canggih.

Sumber: Jawapos.com

Berita sebelumyaIsrael Ancam Warga Palestina Lewat Selebaran
Berita berikutnyaAdvan Kenalkan Smartphone Terbaru Besok, Ini Bocorannya