Gim Online Masuk Kurikulum Pelajaran di SMA 1 PSKD Jakarta

0
246
Instagram sma1pskd

Berkabar.ID – E-sports atau electronic sport adalah bidang olahraga yang menggunakan gim sebagai bidang kompetitif utama. Beberapa gim yang termasuk e-sport yaitu CS:GO, League of Legend, DOTA 2, dan sebagainya. Biasanya permainan ini dijadikan ajang kompetisi atau turnamen.

Sejarah e-sports sendiri dimulai sebelum ada internet, sekitar tahun 1972 hingga semodern sekarang. Cara bersaing sebelum ada internet yaitu masih menggunakan gim offline dengan metode high score. Jadi skor tertinggi yang menang.

E-sport biasa disebut gim kompetitif, pro-gaming atau electronical gaming. Kerja para atlet e-sport adalah bermain gim yang sudah menjadi bidang mereka dan mereka akan menekuni lebih dalam agar dapat memenangkan sebuah turnamen.

E-sport dijadikan cabang olahraga lantaran hadiah yang ditawarkan sangat menggiurkan. Bayangkan saja, di indonesia ada turnamen e-sport League of Legend yang berhadiah Rp 100 juta. Bahkan jika sudah bisa masuk ke kelas dunia sudah bisa mendapatkan US$ 25.000 atau sekitar Rp 337 juta.

Uniknya, di Indonesia pada bulan Juni 2016 lalu sudah diresmikan sekolah yang salah satu kurikulumnya terdapat e-sport. Sekolah jenjang SMA ini terletak di bilangan Jalan Diponegoro No.80 RT 2/RW 6, Kenari, Senen, Jakarta Pusat.

Instagram sma1pskd

Masuknya program e-sport SMA 1 PSKD merupakan sebuah inisiatif kurikulum yang dibangun untuk mengembangkan minat dan bakat siswa-siswi baru. Harapannya, setelah lulus, mereka bisa mengejar karier di bidang e-sport di masa depan.

Selain mengembangkan bakat, di SMA 1 PSKD juga akan diberikan beasiswa jika memiliki prestasi dalam bidang e-Sport. Ada 4 gim yang akan memberikan siswa-siswi beasiswa, yaitu DOTA 2, League of Legends, CS:GO dan Overwatch.

Facebook SMA 1 PSKD

Beberapa gim lain yang juga masuk pada kurikulum ialah Hearthstone, Point Blank dan Vain Glory. Di sini, para siswa dan siswi juga akan diajarkan berbagai hal non-akademis lainnya, seperti manajemen waktu dan kerja sama tim yang memang menjadi salah satu hal penting untuk bisa sukses di dunia e-sport.

Meski tidak masuk ke dalam kurikulum belajar resmi dari pemerintah, pihak sekolah memiliki kewenangan untuk menambahkan program yang diinginkan. Tak hanya diajarkan teori dan latihan e-sports di sekolah, murid-murid di sini juga seringkali ikut turnamen e-sports.

Kepala Sekolah SMA 1 PSKD, Yohannes P. Siagian menjelaskan program e-sport ini sesuai dengan visi sekolah dalam menyiapkan murid-murid mereka untuk dunia yang akan datang. Pihak sekolah SMA 1 PSKD menganggap e-sport merupakan salah satu potensi karier olahraga modern dalam ekonomi dunia di masa depan.

Berita sebelumyaSmartphone Khusus Fotografi, Infinix Zero 5 Sudah Hadir di Indonesia
Berita berikutnyaKeren! 7 Gim Mendunia Ini Ternyata Buatan Developer Indonesia