BlackBerry Harus Bayar Denda Rp 1,8 Triliun ke Nokia

0
279

Berkabar.id – BlackBerry akan mengikuti putusan Pengadilan Arbitrase Internasional yang mewajibkan mereka membayar denda sebesar USD 137 juta Rp 1,8 triliun ke Nokia. Denda ini ditetapkan Internasional Chamber of Commerce. Denda ini adalah hasil dari perselisihan antara BlackBerry dan Nokia soal kontrak penggunaan lisensi teknologi.

Putusan ditetapkan pada 29 November lalu, saat pengadilan memenangkan Nokia dan menyebut BlackBerry berhutang USD 137 juta ke Nokia. Uniknya, putusan tersebut tidak terkait dengan klaim pelanggaran paten apapun, seperti dilansir Phone Arena, Minggu (3/12/2017).

Hingga saat ini BlackBerry masih menuduh Nokia melakukan pelanggaran paten, yaitu menggunakan kekayaan intelektual milik perusaan mereka tanpa izin. Terkait masalah ini, BlackBerry sudah mendaftarkan sejumlah gugatan ke Nokia, yaitu Amerika Serikat dan Jerman.

“BlackBerry kecewa karena Pengadilan Arbitrase tak setuju dengan argumen kami di kasus tersebut, namun kami tetap mematuhi putusan mereka. Putusan ini tak mengubah pendapat BlackBerry bahwa Nokia melanggar properti intelektual kami dan kami akan melanjutkan proses hukumnya di Amerika Serikat dan Jerman,” tulis BlackBerry dalam pernyataan tertulisnya.

Berita sebelumyaPemuda Mabuk Ditangkap Karena Curi Truk Sampah di Jepang
Berita berikutnyaAkun Twitter Resmi ‘Kementerian Luar Negeri’ Unggah Video Pornografi, Ko Bisa?