Update Gunung Agung di Bali, Kini Bisa Dipantau Lewat Live Streaming Ini

0
246
Gunung Agung

Berkabar.ID –Belakangan ini Gunung Agung di Bali sudah erupsi. Tidak hanya pemerintah, berbagai elemen mayarakat pun ikut berbondong-bondong memberi bantuan menyusul terjadinya peristiwa alam tersebut. Salah satunya Telkomsel.

Operator yang diidentik dengan warna merah ini telah memberi bantuan lewat pantauan video live dari CCT di Base Transceiver Station (BTS) mereka.

Video pantauan live tersebut disiarkan melalui Youtube Telkomsel Balinusra. Total ada dua video pantauan yang diunggahnya, yakni langsung dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Desa Rendang, Karangasem dan dari situs di Bukit Asah, Karangasem.

Diinformasikan, Gunung Agung yang letaknya di kawasan Bali itu sudah bererupsi sejak pekan lalu dan terus mengeluarkan asap setinggi 6.000 mdpl. Pemerintah pun menaikan status dari awalnya ‘Siaga’ menjadi status ‘Awas’. Erupsi letusan dan dentuman terdengar hingga radius 12 kilometer.

Dengan status yang sudah menjadi ‘Awas’ ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan radius aman 10 km dari kawah Gunung Agung. Warga di 22 desa pun di beritahukan untuk mengungsi. BNPB bahkan sampai menetapkan tiga lokasi rawan bencana.

“Bahayanya awan panas temperatur 800 derajat celcius. Kalau lava penuh di kawah, dia dapat keluar dari lereng bisa menimbulkan awan panas atau aliran lava dengan temperatur 1.200 derajat celcius,” ujar Sutopo Nugroho selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Human BNPB dalam jumpa pers, Senin (27/11/2017).

Diketahui, desa yang masuk kawasan ‘Awas’ ini adalah Desa Pidpid, Nawakerti, Datah, Bebandem, Jungutan, Buana Giri, Tulamben, Dukuh, Baturinggit, Ban, Sukadana, Menanga, Besakih, Pempatan, Duda Utara, Amertha Buana, dan Desa Sebudi.

Berita sebelumyaIni Reaksi Umi Pipik Soal Isu Pernikahannya Dengan Sunu
Berita berikutnyaDimasa Depan Diprediski Tren Robot Seks Akan Meningkat