Google: Ponsel Jangan Cuma Andalkan Spesifikasi

0
209

Meski menggunakan komponon nomor satu, ternyata Google tidak cuma mengandalkan sisi hardware dari Pixel 2 dan Pixel 2 XL. Lantas apa saja yang diandalkan?

Menurut Google, perkembangan hardware secara umum terbilang lambat, yang menyebabkan mereka tak bisa merilis ponsel baru setiap tahun dengan perubahan yang radikal.

“Hukum Moore adalah pemikiran dari masa lampau. Kurva performa dari hukum Moore sudah sangat melambat. Memang masih ada pertumbuhan, namun jelas tak lagi bertambah dua kali lipat setiap 18 sampai 24 bulan lagi,” kata Rick Osterloh, bos hardware Google.

Jika melahirkan atau membuat ponsel dengan mengandalkan kemampuan prosesor saja, menurut Osterloh hal itu sangat salah. Jadi mereka mendandalkan stategi diferensiasi yang lain, dalam hal ini kombinasi yang diperlukan adalah hardware, software dan AI.

Kalau sekadar menggabungkan hardware dan software, Apple pun sudah berulang kali menyatakan hal tersebut, namun Google menambahkan satu aspek lagi, yaitu kecerdasan buatan, alias artificial intelligence (AI).

Hal ini terlihat dari semua perangkat yang diluncurkan Google semalam, semuanya terintegrasi dengan Google Assistant, asisten digital buatan mereka. Begitu juga dengan kecerdasan buatan, karena semua perangkat itu mengandalkan AI.

Mereka pun menggarap ekosistem perangkat yang lebih baik, yang diawali dengan Chromecast kemudian dilanjutkan dengan Google Home, dan kini ditambah dengan perangkat-perangkat lainnya.

Berita sebelumyaKasihan, Bayi Kembar Siam Berkepala Dua Berbadan Satu Lahir di Sumatera Utara
Berita berikutnyaLepaskan Status Tersangka Setya Novanto, Hakim Cepi Dilaporkan ke MA