PPP Kubu Muktamar Jakarta Akan Tunjuk Ketum dan Rekonsiliasi

0
14

PPP Muktamar Jakarta siap menggelar Mukernas III pada 15 sampai 16 November 2018. Mukernas yang awalnya akan digelar di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, terpaksa dipindah ke Auditorium Gedung Galeri Jalan Talang Jakarta Pusat.

“Ada intervensi “pemeritah” atau pihak polisi tidak mengizinkan pihak Hotel Acasia untuk menjadi tempat Mukernas,” kata Sekjen PPP kubu Muktamar Jakarta, Sudarto di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (12/11).

PPP yang diketuai Humphrey R. Djemat membuka peluang untuk rujuk dengan PPP Muktamar Surabaya yang diketuai Romahurmuziy (Rommy).

“Pada Mukernas ini, apa pun akan sangat memungkinkan bicara rekonsiliasi. Karena tujuan kita, Mukernas untuk jaga marwah PPP agar lolos PT (Parliamentary Threshold),” tambahnya.

Selain itu, Sudarto menyebut akan ada pelantikan Plt Ketua Umum dalam Mukernas nanti. Djan yang mengundurkan diri diganti oleh Humphrey R Djemat.

“Pengurus harian DPP PPP menetapkan Bapak Humphrey R Djemat dari Wakil Ketua Umum menjabat plt Ketua Umum,” ucapnya.

Mukernas tersebut, kata Sudarto, akan dihadiri oleh 34 pengurus dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP dari seluruh Indonesia.

“Sebanyak 34 DPW PPP sudah menyatakan siap hadir,” ucap Sudarto.

Mukernas PPP akan mengundang beberapa sesepuh partai. Bahkan, Ketua Umum PPP Muktamar Surabaya Romahurmuziy diharapkan untuk hadir dalam acara Mukernas itu agar dapat membicarakan terkait islah dalam menyambut Pilpres 2019.

“Karena kita ingin menyelamatkan PPP di 2019. Kita sebagai elite partai jangan ada rasa egosisme di Pemilu 2019 ini. Jadi, kita tidak ingin PPP di 2019 ini sebagai peserta pemilu yang terakhir‎,” ujarnya.

Seperti diketahui, PPP sempat terbelah menjadi dua kubu, yakni Djan Faridz dan Rommy. Djan sendiri sudah mengundurkan diri dari Ketum PPP Muktamar Jakarta dan digantikan PLT Ketua Umum Humphrey Djemat.

Sedangkan PPP yang dipimpin Rommy–yang terpilih jadi ketum pada Muktamar Pondok Gede–diakui sebagai kepengurusan yang sah dan berhak ikut Pemilu 2019.

Berita sebelumyaTahun 2020 Polisi Dubai Patroli Pakai Motor Terbang Seharga Rp 2,2 Miliar
Berita berikutnyaPSI Akan Perangi Politik Identitas