Jokowi Guyur Dana Kelurahan Jelang Pilpres, Sandi: Kami Kembalikan Ke Niatnya

0
20
foto kabarnesia.com

Wacana Presiden Joko Widodo menggelontorkan dana kelurahan jelang Pilpres 2019, ditanggapi positif Cawapres nomor urut 2 Sandiaga Uno. Sandi memilih berbaik sangka dan mempersilakan rakyat Indonesia menilai sendiri kebijakan tersebut.

“Tentunya apa saja program pemerintah yang membantu masyarakat kami berikan apresiasi. Tentunya kalau mengenai besaran, timingnya, silakan masyarakat bisa menilai,” kata Sandiaga usai menghadiri peringatan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Fatchul Ulum, Desa/Kecamatan Pacet, Mojokerto, Minggu (21/10) malam.

Meski demikian, rencana Jokowi yang berpotensi menguntungkan kubu Jokowi-Ma’ruf Amin secara politik dalam Pilpres 2019, Sandiaga mengembalikan ke niat Presiden Jokowi.

“Kalau pas tahun politik, kami kembalikan ke niatnya. Kalau niatnya untuk membantu masyarakat, insyaallah barokah. Kalau niatnya ada yang lain, kita serahkan ke Yang Maha Kuasa Allah SWT,” ungkapnya.

Sandi juga berharap semua pihak menilai wacana kebijakan Jokowi ini dengan cara objektif. “Saya tadi dapat wejangan dari Pak Kiai (Pengasuh PP Fatchul Ulum), semua juga punya khilaf. Kalau kebetulan timingnya di tahun politik mungkin khilaf, ya kami bukakan pintu maaf,” tandasnya.

Rencana Jokowi membagikan dana keluraha ini disampaikannya dalam acara Temu Karya Nasional Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XX dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa/Kelurahan (PINDesKel) Tahun 2018. Kegiatan ini digelar di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park, Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Jumat (19/10).

Jokowi mengatakan, saat ini payung hukum untuk regulasi itu tengah dikaji. Diperkirakan, dana operasional desa akan diambil dari Dana Desa sebanyak 5 persen. “Kita akan revisi PP-nya, apakah akan dapat berapa persen. Tapi perkiraan kurang lebih 5 persen,” kata Jokowi.

Berita sebelumya2,5 Juta Pelamat Lolos Seleksi, BKN Siapkan 873 Titik Lokasi Tes
Berita berikutnyaMau Jadi CEO?, Ayo Ikut Program Entrepreneur Pencarian Ceo Pertama Di Indonesia