Ferdinan Hutahean Sebut Ada Misi Merusak Citra SBY dan Demokrat

0
17
Partai Demokrat adukan pemberitaan media Asia Sentinel. tirto.id/Lalu Rahadian.

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinan Hutahean akan melaporkan baik media nasional maupun pihak lain yang menggoreng berita yang dirilis media asal Hong Kong, Asia Sentinel. Menurutnya ada misi yang ingin merusak citra SBY dan Partai Demokrat terkait pemberitaan tersebut.

Seperti diketahui laporan yang dipublikasikan Asia Sentinel pada Selasa (11/9/) yang ditulis Berthelsen mengungkap dugaan tersebut berdasarkan laporan penyelidikan setebal 488 halaman yang diajukan ke Mahkamah Agung Mauritian. Sebanyak 30 pejabat pun diduga terlibat dalam skandal yang bermula dari kasus Bank Century, termasuk Wakil Presiden RI periode 2009-2014 Boediono.

Bukan cuma itu, Berthelsen secara gamblang juga menyebut aliran dana skandal Century yang ramai pada 2009 lalu ini masuk ke kas Partai Demokrat. Ia menulis: “Pendirian dan bangkrutnya PT Bank Century TBK diduga menjadi pusaran sebagian besar kasus yang dimuat dalam laporan tersebut. Pailit pada 2008, Bank Century akrab dikenal sebagai “bank-nya SBY” karena diyakini menyimpan dana gelap yang terkait dengan Partai Demokrat.”

Laporan ini pun menyebar dengan cepat di lini masa media sosial dan diperbincangkan warganet Indonesia, karena mengingatkan kembali skandal besar yang sempat diselidiki DPR melalui Pansus Hak Angket Century yang diketuai Politikus Golkar, Idrus Marham pada 2009.

Redaksi Asia Sentinel telah mengakui secara tidak adil melontarkan banyak tuduhan pada laporan pemberitaan yang ditulis sendiri oleh pemimpin redaksi Asia Sentinel, John Berthelsen.

“Kami mengakui bahwa kami tidak mencari komentar yang adil dari orang-orang yang disebutkan dalam artikel itu dan bahwa artikel itu hanya satu sisi dan melanggar praktik jurnalistik yang adil. Laporan utama ini juga telah melontarkan tuduhan tidak adil pada mantan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono,” jelas redaksi Asia Sentinel.

Setelah sempat menuai protes dari Partai Demokrat, meminta maaf kepada Susilo Bambang Yudhoyono dan partainya. Permintaan maaf ini ditayangkan di website Asia Sentinel atas pemberitaan mereka sebelumnya yang mengaitkan pemerintahan SBY dengan skandal Bank Century.

Kami telah menarik laporan dari situs web Asia Sentinel tetapi kami lebih lanjut ingin meminta maaf sepenuhnya kepada mantan Presiden Yudhoyono, Partai Demokrat, dan siapa saja yang dihina oleh artikel tersebut dan lebih dari itu kepada rakyat Indonesia untuk penghinaan yang mungkin kami timbulkan dengan pemuatan artikel tersebut,” tulis Asia Sentinel di websitenya, Rabu (19/9).

Berita sebelumyaAhmad Dhani: Al Mengalami Alergi Obat
Berita berikutnyaDua Fase GIIP Sold Out, Griya Idola Bangun Fase 3