Miliki 2 Ribu Pengemudi, Bonceng Gratiskan Langganan Hingga Akhir Tahun

0
30

Selain Gojek dan Grab, masyarakat kini memiliki alternatif lain transportasi berbasis daring. Faiz Noufal, Founder & CEO mengenalkan moda transportasi via aplikasi Bonceng pada Sabtu (10/11)

Bonceng resmi beroperasi bertetapan dengan hari pahlawan kemarin.

Dalam website http://bonceng.id/BoncengMotor disebutkan jika Bonceng merupakan ojek jaman now kreasi anak bangsa. “Ini dia yang Merah Putih,” tulisnya dalam website tersebut.

Sejak dikenalkan dan perekrutan driver Bonceng pada Hari Sumpah Pemuda28 Oktober, Bonceng kini sudah memiliki lebih dari 2.000 pengemudi yang baik kendaraan roda dua maupun roda empat yang siap melayani warga Jakarta.

Saat ini, Bonceng memiliki beberapa layanan di antaranya Bonceng Motor dan Bonceng Mobil, Bingkis (layanan antar paket) yang dapat dinikmati mulai hari ini, serta Layanan Bungkus (layanan antar makanan).

“Kami harap, kehadiran Bonceng mendapat sambutan hangat dari pasar dan dapat membawa manfaat bagi masyarakat,” kata Faiz.

Faiz mengatakan, Setiap order transaksi yang terjadi sepenuhnya (100 persen) menjadi milik driver. “Berapa pun transaksi yang diperoleh driver, Bonceng mengklaim tidak akan memotong satu rupiah pun,” katanya.

Lebih lanhut, Bonceng juga memiliki tarif berbeda dengan aplikasi lain. Tarif yang dikenakan bukan lagi per kilometer perjalanan, melainkan harga cluster berdasar radius jarak perjalanan yang dikelompokkan dalam beberapa harga yang bulat. Mulai dari Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 15.000, Rp 20.000 dan seterusnya.

Selain itu, hal lain yang menjadi pembeda antara Bonceng dengan aplikasi lain adalah konsumen dapat memesan layanan penjemputan sesuai dengan waktu yang diinginkan hingga tujuh hari ke depan. Saat ini bonceng memberikan gratis berlangganan sampai 31 Desember 2018!

Konsumen bisa memesan lebih awal sesuai jam yang diinginkan. Contohnya, bila konsumen hendak pergi ke sebuah tujuan pada pukul 10.00 WIB, mereka bisa memesan beberapa jam sebelumnya. Ketika waktunya berangkat, konsumen tidak perlu sibuk memesan dan menunggu jemputan dalam waktu yang cukup lama.

Untuk meningkatkan pelayanan dan keamanan, Bonceng juga memiliki panic button dengan ikon lonceng pada saat perjalanan. Bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, konsumen tinggal menekan tombol tersebut dan langsung akan terkoneksi dengan kantor polisi, layanan ambulans, hingga kontak kerabat terdekat.

Berita sebelumyaKarya Designer Aksesori Ini Dipakai Selebritas Papan Atas Dunia
Berita berikutnyaTahun 2020 Polisi Dubai Patroli Pakai Motor Terbang Seharga Rp 2,2 Miliar