Hindari Blong, Minyak Rem Wajib Diganti Setelah Tempuh 20.000Km

0
140
Dua orang SPG sedang memamerkan produk minyak rem STP di arena IIMS 2018, Jumat (27/4). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Dari beberapa jenis cairan dalam kendaraan, minyak rem merupakan salah satu yang terpenting karena berhubungan erat dengan keselamatan pengendara serta penumpang. Sayangnya faktor ini sering kurang diperhatikan oleh para pemilik kendaraan.

Stanley Tjhie, Business Director PT Laris Chandra sebagai importir minyak rem STP di Indonesia, mengatakan jika cairan lain di kendaraan, semisal cairan radiator, gagal menjalankan fungsinya, pengguna bisa diingatkan melalui lampu indikator. Tapi lain soal jika ini terjadi dengan minyak rem.

“Bila minyak rem gagal menjalankan fungsinya maka keselamatan jiwa taruhannya. Karena kita tidak tahu apakah minyak rem masih dapat berfungsi maksimal. Makanya penting dilakukan perawatan sistem rem,” ujar Stanley, di area IIMS 2018, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (27/4/208).

Stanley menambahkan, minyak rem sebaiknya sudah harus diganti dalam jangka waktu dua tahun. Tapi sebelum waktu tersebut kendaraan sudah menempuh jarak 20.000km, maka wajib diganti.

“Mana yang lebih dulu sampai saja, waktu atau jaraknya. Biasaya 3% minyak rem sudah bercampur air dan ini tidak baik untuk pengereman,” terangnya

STP sendiri baru saja meluncurkan Super Heavy Duty STP Brake Fluid dan Activgard Technology. Minyak rem teranyar dari STP ini dapat secara aktif melindungi sistem rem agar performa pengereman dapat lebih pakem, awet, dan aman.

Activgard sendiri berfungsi untuk menjaga dan melindungi seal karet di sistem rem agar tidak mudah getas sehingga rem jadi lebih awet. Selain itu, teknologi ini juga mampu melindungi komponen logam dari karat dan korosi yang terdapat di sistem rem.

Fungsi lainnya untuk melindungi pipa kapiler sistem rem dari hambatan akibat pembentukan endapan karena oksidasi sehingga melancarkan sirkulasi minyak rem. Bahkan dapat mengikat unsur air akibat kelembaban udara di dalam sistem rem sehingga tidak menyebabkan oksidasi dan menghindari rem blong akibat angin palsu.

STP Brake Fluid dan Activgard Technology juga diklaim kompatibel dengan tipe sistem rem di semua kendaraan pabrikan Jepang dan Eropa serta bersifat netral atau dapat dicampur minyak rem merek lain dengan kualifikasi DOT 3 atau DOT 4 dan kualitas yang sama.

Sumber: Suara.com

Berita sebelumyaMobil-mobil Cina Paling Dicari Pengunjung IIMS 2018
Berita berikutnyaVettel Lebih Difavoritkan Jadi Juara Dunia F1, Raikkonen Cemburu?