Koalisi AS Tewaskan 30 Warga Sipil Suriah Lewat Serangan Udara

0
187

Koalisi AS terhadap radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Raqqa, telah menewaskan 30 warga sipil akibat serangan udara yang diluncurkannya.

Dari Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) yang dilansir AFP, bahwa serangan udara koalisi AS itu mengenai kota Albu Kamal pada Senin pagi waktu setempat.

“Mereka mengenai area permukiman pada pukul 03.00 dinihari waktu setempat saat orang-orang masih tertidur, sehingga memicu banyak korban jiwa,” ujar Direktur Observatory, Rami Abdel Rahman.

Rami Abdel Rahmanjuga menyebutkan sedikitnya ada 30 warga sipil, dan 11 anak-anak dan juga enam wanita tewas akibat serangan udara itu. Jumlah korban tewas ini diperkirakan masih bisa bertambah karena beberapa orang masih terjebak di reruntuhan.

Direktur Observatory itu juga menambahkan, ISIS sengaja menggunakan beberapa apartemen yang ada di kawasan tersebut, sebagai markas lokal mereka.

Serangan ini dilakukan setelah serangan lain dilancarkan di wilayah Raqqa bagian timur, pada Minggu (14/5) waktu setempat. Serangan yang juga didalangi koalisi AS itu menewaskan 12 wanita.

Saat ini ISIS telah kehilangan sejumlah besar wilayah yang dikuasainya di Suriah. Salah satunya Raqqa kota strategis yang masih dikuasai ISIS.

Pasukan Demokratik Suriah yang terdiri dari Aliansi Kurdi dan pasukan Arab, yang juga didukung AS, terus bertempur melawan ISIS di Raqqa. Pertempuran ini dibantu koalisi AS melalui serangan udara.

Sejak september 2014 Koalisi pimpinan AS telah melakukan serangan udara terhadap ISIS di dalam wilayah Suriah, tanpa otorisasi dari Damaskus atau mandat PBB. Koalisi juga berulang kali terbukti menargetkan dan membunuh warga sipil. Militer AS mengakui sedikitnya 352 warga sipil secara tidak sengaja telah tewas dalam serangan udara yang mereka luncurkan, baik di wilayah Suriah maupun Irak. (Ibay)

Berita sebelumyaIndonesia Masuk Zona Krisis Migas
Berita berikutnyaIndonesia Ekspor 30 Ton Produk Olahan Gurita Beku ke Jepang