Medan Magnet Bumi Berubah, Pengaruhi Navigasi Pesawat, Kapal Laut serta Data Google Maps

0
22

Para ahli geologi dunia sedang kebingungan dengan adanya pergerakan dari kutub magnet utara Bumi di luar dugaan. Pergerakannya dari Samudra Arktik yang menyentuh wilayah Kanada menuju Siberia, Rusia, yang disebabkan oleh cairan besi yang masuk ke inti Bumi. Hal ini membuat medan magnet Bumi menjadi berubah.

Terkait hal tersebut para ahli geologi akan memperbarui model medan magnet Bumi yang rencananya akan dipublikasikan pada bulan ini. World Magnetic Model, begitu namanya, rencananya akan dipublikasikan pada 30 Januari mendatang.

Sejatinya, versi terkini dari World Magnetic Model yang diluncurkan pada 2015 harusnya bisa tetap berlaku hingga 2020 mendatang. Sayangnya, perubahan medan magnet yang terbilang masif membuat pembaruan harus dilakukan sekarang.

Dalam memperbaiki World Magnetic Model, Chulliat bersama timnya menggunakan data terbaru dalam tiga tahun terakhir. Diharapkan, versi terbaru ini dapat tetap akurat sampai 2020 mendatang.

Model itu sendiri berguna dalam memberi gambaran luas untuk keperluan navigasi. Termasuk di dalamnya adalah hal-hal yang berkaitan dengan navigasi pesawat terbang dan kapal laut serta data untuk Google Maps.

Berita sebelumyaTahun 2018. Neraca Perdagangan Terburuk Sejak 1975
Berita berikutnyaSiap Diproduksi Mobil Listrik 2025, Pemerintah Terbuka Terhadap Pemegang Merek