Clear, Berikut Klarifikasi Habib Rizieq

0
11
Foto: Video Habib Eizieq Sihab

Sepekan terkahir media sosial diramaikan dengan berita penangkapan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ditangkap dan ditahan polisi Arab Saudi. Simpang siur kabar tersebut menyebar luas termasuk, Rizieq dipanggil lantaran memasang bendera kalimat Tauhid, padahal Rizieq dipanggil lantaran ada orang yang memasang stiker bendera ISIS yang dilarang di Arab Saudi.

Terkait hal tersebut, Rizieq mengklarifikasi kejadian yang menimpa ia dan keluarganya dan menjadi sorotan masyarakat Indonesia. Bersama istri dan ketiga puterinya ia meluruskan kabar tersebut melalui video yang ramai di media sosial.

“Kesimpangsiuran berita yang baru-baru terjadi di tempat kami, ada beberapa hal agar tidak terjadi kesimpangsiuran agar publik mendapat informasi yang benar, bukan informasi yang dusta dan memfitnah,” kata Rizieq dikutip dari video Front Tv tersebut, Jumat malam, 9 November 2018.

Rizieq tak menampik memang ada pihak yang diduga sengaja menempelkan poster yang terbuat dari poster plastik di kediamannya. Menurutnya, benda tersebut ditempel di sebelah luar belakang rumah. Karena itu, Rizieq pun didatangi aparat keamanan Saudi.

“Datangi tempat kediaman kami, mereka datang dengan sopan, santun, kemudian mereka meminta saya sebagai penghuni rumah untuk menemui mereka di lapangan parkir belakang rumah,” tutur Rizieq.

Kata dia, saat keluar rumah, poster tersebut sudah dicabut sehingga Rizieq belum sempat melihatnya. Kemudian, Rizieq setuju dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

“Karena itu saya tidak ingin menjadi perhatian tetangga atau perhatian orang, saya setuju dan berangkat. Jadi, tidak betul kalau ada berita saya ditangkap, saya ditahan, rumah saya disergap. Itu semua bohong. Jadi, tidak ada penggeledahan, tidak ada penyergapan,” tuturnya.

Rizieq mengaku ada tiga pertanyaan yang ditujukan kepadanya. Dua pertanyaan pertama terkait pemasangan poster bendera tersebut.

“Apakah saya menempel poster tersebut, maka dengan tegas dan singkat saya jawab bukan. Kemudian kedua, apakah tahu orang yang menempel poster tersebut, saya jawab singkat dan tegas, saya jawab tidak tahu,” kata Rizieq.

Dia melanjutkan, polisi Saudi menanyakan soal kecurigaannya terhadap pihak tertentu yang kemungkinan ingin mencelakai Rizieq. Kata dia, untuk pertanyaan ketiga ini dijelaskan cukup panjang kepada petugas polisi Saudi.

“Di bagian ketiga ini saya bercerita cukup panjang, tentang posisi saya. Apa yang saya hadapi saat ini, upaya-upaya jahat, untuk mencelakakan kami sekeluarga, pihak kepolisian Saudi Arabia menggali informasi berkaitan dengan pertanyaan nomor tiga,” jelas Rizieq.

Berita sebelumyaSebut Sontoloyo hingga Politik Genderewo, Berkarya Sebut Jokowi Terlalu Reaktif
Berita berikutnyaKarya Designer Ini Dilirik Istri Wapres RI hingga Pasar Mancanegara