Tokoh Muslim Ini Berhasil Selamatkan Puluhan Puluhan Umat Kristen Di Marawi

7
331

Hingga saat ini suasana di Marawi belum kembali normal, peran militer Filipina dengan kelompok Maute yang saat ini menjadi ISIS belum selesai.

Ditengah peperangan tersebut, warga sipil berbagai agama pun saling tolong menolong dalam upaya untuk melarikan diri ke tempat yang lebih aman.

Seperti yang dilakukan oleh tokoh muslim sekaligus mantan politisi Marawi yaitu Noor Lucman. Ia membantu para umat kristen dari ancaman para kelompok ekstremis tersebut, diketahui bahwa Lucman ini merupakan teman Osama bin Laden yaitu pendiri kelompok al-Qaeda mereka berteman ketika mengenyam pendidikan di Arab Saudi.

Kepada jurnalis Russia Today yaitu Charlotte Dubenskij, Lucman bercerita bagaimana dia berhasil menyelamatkan sekitar 64 warga Kristen di Marawi dari ancaman kelompok ISIS.

Lucman menambahkan bahwa sepertinya para warga kristen tersebut merupakan pekerja konstruksi di Marawi yang masih bekerja sehari sebelum pertempuran berlangsung. ”Orang-orang ini tidak bisa meninggalkan kota, jadi saya harus bertanggung jawab untk melindungi mereka,” ucap Lucman.

”beberapa hari kemudian para pekerja kristen tersebut beserta teman lainnya berlindung di rumah saya, ada sekitar 64 orang. Ketika mereka berada di rumah saya dan dekat dengan saya, saya sangat yakin tidak akan ada yang terjadi pada mereka,” ucap Lucman.

Dia mengaku para anggota kelompok ISIS segan kepadanya. ”Ketika anggota ISIS datang, mereka mengenal saya dan mereka menunjukkan rasa hormat kepada saya, ketika saya memintanya pergi tak lama pu mereka semua pergi,” ucapnya.

Lucman mengatakan ”Mereka tidak tahu bahwa saya menyembunyikan orang Kristen. Jika mereka tahu ada orang Kristen di rumah saya, mereka semua dihukum mati dan dipenggal,” ujar Lucman, yang dikutip pada Minggu 4 Juni 2017.

”Saya mengatakan kepada diri saya sendiri, bahwa jika saya tidak membawa orang-orang ini keluar dari rumah, mereka akan mati kelaparan, jadi kita mungkin harus mencoba dan menerobos, tidak peduli apa pun itu, walaupun ada banyak penembak runduk di sepanjang jalan.

“Kami berharap kelompok ISIS tidak menanyakan tentang Islam, dan tidak meminta membacakan bacaan muslim, karena jika para pekerja kristen tersebut tidak bisa menjawabnya, mereka akan dibunuh,” ucapnya. Lucman pun berinisiatif untuk membawa orang-orang kristen keluar dari tempat tersebut demi keselamatan nyawa mereka.

Militer Filipina pun mengakui bahwa peperangan ini jauh lebih sulit dari yang mereka duga sebelumnya.

 

Berita sebelumyaHyundai Kona SUV Andalan
Berita berikutnyaAneh, Danau Ini Berwarna Merah Darah Karena Kutukan?

Comments are closed.