Tidak Terima Ditilang, Pria Ini Hajar Petugas Hingga Bahunya Patah

0
194

Berkabar.id – Seorang pengendara kendaraan mendorong sipir lalu lintas hingga bahunya patah. Alasanya, ia tidak menerima biaya tilang karena parkirnya di sembarangan tempat.

Dalam rekaman CCTV, tampak pengendara yang belakangan diketahui bernama Daniel Corneille, 47 tahun, menyerang sipir Gareth Lawrence. Saat itu, Lawrence menjerit kesakitan.

Corneille diketahui pernah menjalani hukuman lima setengah tahun, karena menikam seorang pria. Ia sebelumnya ditangkap di jalur kuning ganda di Sheerness High Street, Kent. Saat ditanya soal dorongan itu, ia mengaku kalau sedang mengalami hari yang sangat buruk, saat ia didenda.

Polisi juga merilis video yang mengerikan tersebut, dan akhirnya Corneille dijatuhi hukuman dua tahun atas tindakannya. Saat itu, ia menangis di Maidstone Crown Court selama persidangan.

Dalam sidang yang dihadiri Lawrence, ia sempat mengaku kalau dirinya diteriaki oleh Corneille: “”Oi lelaki gemuk, apa yang kamu lakukan?” ujar Mr Lawrence saat memotret mobil milik Corneille, dilansir Berkabar.id dariThe Sun.

Saat itu, Corneille berjalan ke arah Lawrence dan mendorongnya ke belakang dengan kedua tangannya. Ayah dua anak itu didorong untuk kedua kalinya ke jendela restoran, dan di sanalah bahunya patah dan kacamatanya rusak. Sesudahnya, Corneille pergi dan ditangkap seminggu kemudian.

“Ini adalah serangan yang tidak beradab dan tidak beralasan terhadap sipir lalu lintas. Anda menyerangnya dari belakang, ini adalah serangan yang berkelanjutan, sangat kuat dan tidak diragukan lagi agresif.” ujar Hakim Martin Joy.

“Dia benar-benar tak berdaya dan saat dia turun, Anda menyerangnya lagi, dan dia terluka parah.”

Daniel Corneille dipenjara selama dua tahun karena serangannya yang tidak beralasan. “Pelanggarannya sangat serius sehingga hukuman non-kustodian tidak dapat dibenarkan.”

Dalam sebuah surat permintaan maaf kepada korbannya, Corneille menulis, “Saya tidak dapat mengatakan apapun yang akan mengurangi efek buruk yang telah saya buat untuk Anda dan keluarga Anda.”

“Saya malu atas tindakan saya. Saya akan mengambil langkah yang tepat untuk belajar dari hal ini.”

“Saya tidak bisa mengungkapkan cukup betapa mengerikannya perasaan saya Maaf tidakkah Anda memiliki keadilan tapi saya benar-benar baik?”

Berita sebelumyaViral, Anjing Terkurung di Dalam Mobil Selama 8 Jam di Mall Grand Indonesia, Membuat Netizen Ramai
Berita berikutnyaTernyata, Istri Korban Sulap Gagal Demian, Akan Melahirkan Bulan Desember