Semua Tentara AS di Jepang Sekarang Dilarang Keras Minum Alkohol

0
322

Berkabar.ID –Pasukan Amerika Serikat di Jepang melarang semua personelnya mengkonsumsi minuman alkohol. Larangan tersebut dibuat setelah Marinir AS mengalami kecelakaan di Pulau Okinawa Jepang.

Seorang Marinir AS berusia 21 tahun kecelakaan menabrak truk mini di persimpangan, Minggu (19/11/2017). Sopir truk berusia 61 tersebut tewas pada kecelakaan itu.

Polisi mengatakan pelaku langsung melakukan tes napas. Hasilnya menunjukan tingkat alkohol tiga kali lipat dari batas hukum di sanah. Dia ditangkap dan dituduh lalai dalam mengemudi sehingga mengakibatkan kematian.

“Semua tentara AS yang ditempatkan di Jepang sekarang dilarang minum alkohol, baik di dalam maupun di luar pangkalan,” ujar pasukan AS di Jepang dalam sebuah pernyataan yang dilansir dari media Internasional ternama di Asia, Senin (20/11/2017).

“Ketika anggota kami gagal memenuhi standar tinggi yang kami tetapkan untuk mereka, ini akan merusak ikatan antara basis dan komunitas lokal, dan membuat kami sulit menyelesaikan misi,” lanjutnya.

Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga, mengatakan Tokyo membuat sebuah keluhan terkait kasus tersebut langsung ke pihak AS. Mereka menuntut militer AS memberlakukan disiplin yang ketat dan melakukan langkah-langkah pencegahan.

“Sangat disesalkan kecelakaan ini terjadi, meskipun pemerintah Jepang telah berulang kali meminta mereka untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan dan penegakan disiplin secara menyeluruh,” tutur Suga.

Diketahui, AS memiliki beberapa pangkalan militer di Jepang. Sekitar 47.000 tentara ditempatkan di negara sakura tersebut sebagai bagian dari perjanjian keamanan bersama. Tapi beberapa kasus malah membuat hubungan antara tentara AS dan penduduk setempat menjadi memanas.

Dalam kasus terbaru, mantan Marinir AS yang dipekerjakan di Pangkalan Udara Kadena di Angkatan Udara AS didakwa membunuh seorang wanita berusia 20 tahun. Kejadiannya setahun lalu. Insiden tersebut membuat warga lokal menentang kehadiran militer Amerika di pulau itu.

Menurut pernyataan AS, komandan militer AS di seluruh Jepang akan segera memimpin pelatihan wajib untuk menangani penggunaan alkohol.

 

Berita sebelumyaSikap Ronaldo dan Zidane Membuat Benzema Muak
Berita berikutnyaJadi Juara Dunia MotoGP 2017, Marquez Rayakan Dengan Berpesta Bersama Fans Di Kampung Halamannya