Demi Menyelematkan Hidupnya, 600 Ribu Warga Rohingnya Nekat Menyebrangi Sungai Naf

0
256

Menurut badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), jumlah warga rohingnya yang terpaksa meninggalkan Myanmar untuk mengungsi ke Bangladesh terus bertambah, saat ini lebih dari 600 ribu orang telah pergi ke Bangladesh sejak operasi militer yang berlangsung di negara bagian Rakhine, Myanmar.

Mengutip dari laporan terbaru yang dirilis, sebuah badan PBB, Inter-Sector Coordination Group (ISCG) menyatakan, ada sekitar 603 ribu pengungsi Rohingya dari Rakhine telah menyeberangi perbatasan menuju Bangladesh sejak 25 Agustus lalu.

Seperti yang dilansir dari AFP, “Gerakan lintas perbatasan dari 14 ribu lebih pengungsi yang baru tiba telah diverifikasi dalam sepekan terakhir,” demikian disampaikan ISCG yang memimpin upaya kemanusiaan di Bangladesh, Senin (23/10/2017).

Dari hasil konfirmasi yang diberikan oleh Iqbal Ahmed, juru bicara penjaga perbatasan Bangladesh mengatakan bahwa pada pekan lalu ada sekitar 10 ribu pengungsi Rohingnya yang terlantar di wilayah dekat desa Anjamanpara, mereka terlantar selama tiga hari setelah dicegah untuk menyebrang ke perbatasan Bangladesh.

“Kami mendengar dari kerabat keluarga mereka bahwa militer Myanmar telah mencegah mereka menuju ke perbatasan,” ucap Ahmed.

Selain itu beberapa hari yang lalu juga ada ratusan pengungsi dari Rohingnya telah menyebrangi Sungai Naf, yakni wilayah yang memisahkan Bangladesh dan Myanmar.

“Mereka yang tiba mengatakan kepada kami bahwa ribuan orang masih terlantar di sana¬† (Naf),” ucap Jashim Uddin, selaku relawan Organisasi Migrasi Internasional.

Mereka yang telah tiba pada Minggu (22/10), kemarin menceritakan kekerasan yang didapatkan di desa mereka yang berada di Rakhine. Bukan hanya kekerasan, kekurangan pangan pun sering mereka alami.

“Kami hampir tidak memiliki makanan selama 10-15 hari terakhir. Mereka membakar rumah-rumah kami. Kami tak punya pilihan apapun kecuali pergi,” ucap seorang pengungsi Rohingya di desa Shah Porir Dwip.

Berita sebelumyaPria Ini Ditangkap Karena Memanfaatkan Momentum Pernikahan Putri Jokowi dan Mengaku Sebagai Paspampres Untuk Menipu
Berita berikutnyaMenang 6-2 Atas Udinese, Allegri: Kartu Merah Mandzukic Membuat Juventus Bermain Lebih Baik Meski Harus Bermain Dengan 10 Orang