Pelaku pengeboman di Manchester sudah diketahui oleh Kepolisian

0
217

Kepolisian Manchester telah menangkap pria berusia 23 tahun terkait pengeboman didaerah lokasi konser penyanyi wanita cantik yang ternama dari AS, Ariana Grande.  Pengeboman tersebut terjadi pada Senin, 22 Mei 2017.

Bom meledak sesaat setelah konser berakhir sekitar pukul 22.33 waktu setempat, sejauh ini dipastikan 22 orang, termasuk anak-anak tewas, dan sekitar 59 orang lainnya luka-luka akibat ledakan itu.

Kepolisian Manchester meyakini hanya ada satu pelaku yang mendalangi bom bunuh diri usai konser Ariana Grande. Kepolisian di sana memastikan juga pelaku tewas seketika di lokasi, usai meledakan bom yang dibawanya, namun polisi mencurigai ada beberapa pihak yang terlibat dalam persiapan serangan ini.

Seperti dilansir Reuters dan media Inggris, The Telegraph, Selasa 23 Mei 2017, kepolisian Manchester menangkap seorang pria yang dicurigai terkait dengan bom bunuh diri di Manchester. Identitas pria yang ditangkap itu tidak dirilis ke publik.

“Terkait penyelidikan serangan mengerikan semalam di Manchester Arena, kami bisa mengkonfirmasi bahwa kami telah menangkap seorang pria berusia 23 tahun di South Manchester,” demikian pernyataan resmi Kepolisian Manchester via Twitter.

Sejauh ini belum diketahui secara pasti peran pria yang ditangkap dalam ledakan bom mengerikan itu.  PM May atau Perdana Menteri menyatakan pihaknya belum bisa merilis identitasnya. Karena alasan penyelidikan belum mencapai final, dan secara menyeluruh masih terus berlangsung, termasuk penyelidikan untuk mencari tahu apakah pelaku memiliki rekan dalam serangan ini.

Saat ini warga diminta untuk tetap waspada dan melaporkan hal-hal yang mencurigai kepada polisi setempat, melalui hotline anti-teroris 0800 789321 atau 999, pernyataan dari pihak kepolisian.

Berita sebelumyaSuasana Mencekam Pasca Ledakan Di Manchester
Berita berikutnyaWaspadai Batu-batu di Luar, Siapa Tahu Rumah Anda Jadi Target Pencuri!