Pemerintahan Baru Diminta Wujudkan Industri Mobil Nasional

0
20

Pengamat industri nasional, Said Didu mendorong capres dan cawapres Prabowo-Sandi untuk mewujudkan industri mobil nasional bila mendapatkan mandat dari rakyat pada pilpres 17 April 2019 nanti.

“Bila Prabowo-Sandi menang, mobil nasional perlu difikirkan. Karena permintaan kita besar, pasar kita besar, sumber daya alam, sumber daya manusianya kita ada,” kata Said Didu di Jakarta, Rabu (23/1).

Mantan Sekjen Kementerian BUMN ini menuturkan, ada perbedaan mendasar dalam anatomi bisnis mobil di masa lalu dan masa kini. Di masa lalu, pengembangan mobil nasional terkendala pada penguasaan komponen rancang bangun dari hulu hingga hilir. Kini, anatomi industri mobil sudah mengarah pada industri pesawat terbang di mana seluruh komponennya bisa diproduksi di seluruh dunia.

Sementara itu, pakar otomotif dan praktisi industri mobil Mochtar Niode mengatakan, industri mobil nasional harus diarahkan kepada produksi mobil listrik.

“Kita memiliki seluruh bahan baku untuk produksi mobil listrik. Kita bisa open desain untuk menentukan jenis mobil apa yang cocok untuk Indonesia,” kata Mochtar.

Pada kesempatan itu diberikan contoh mobil keluarga berkonsep MPV berbasis listrik dengan sistem Open Innovation. Mobil tersebut berkapasitas 6-7 orang penumnpang (mobil keluarga), memiliki jarak tempuh 300 km, motor 110 HP, kecepatan max 120 km/jam dalam 15 detik. Baterai Li-ion solid state: 50 kwh, 50 km per litreEq, waktu pengisian baterai L3 DC: 10 menit (fast charger).

Rencananya mobil listrik yang akan dijadikan mobil nasional bukan abal-abal ini akan diproduksi 50 ribu unit per tahun dengan harga dibawah tipe mobil MPV yang ada (Low Cost Family Car).

Berita sebelumyaPemerintah Buka Rekrutmen 150.000 Formasi P3K Tahun 2019
Berita berikutnyaPemerintah Lanjutkan Rekonstruksi Rumah Rusak Akibat Bencana