4 Tahun Mati Suri, Merpati Siap Mengudara Tahun 2019

0
21
Foto: tirto.id

Sejak dinyatakan berhenti beroperasi 1 Februari 2014, Merpati tak lagi mengudara. Maklum perusahaan plat merah tersebut memiliki beban utang kepada sejumlah kreditur sebesar Rp10,72 triliun. Sementara, aset perseroan tinggal tersisa Rp1,21 triliun, ekuitas perusahaan negatif Rp9,51 triliun, dan rugi tercatat Rp737 miliar.

Namun masuknya investor baru yakni PT Intra Asia Corpora., Merpati berhasil diselamatkan dari status pailit.

“Kami berkeyakinan dan optimistis bakal kembali terbang,” kata Presiden Direktur Merpati, Asep Ekanugraha, di Jakarta.

PT Intra Asia Corpora merupkan investor dalam negeri yang terafiliasi dengan Asuransi Intra Asia dan PT Cipendawa yang sempat terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode emiten CPDX.

Menurut Asep, investor itu berkomitmen menanamkan modal hingga Rp6,4 triliun demi Merpati kembali mengudara.

“Semua persiapan, terutama dana operasional sudah kami dapatkan komitmennya,” kata dia.
Dengan suntikan dana tersebut, Merpati bisa kembali memiliki pesawat dan mulai mengurus rute terbang dan investasi operasional lainnya.

Tapi, keputusan Merpati terbang kembali itu akan bergantung dari proses sidang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang dijadwalkan pada Rabu 14 November 2018.

“Memang, titik krusialnya, yang di putusan pengadilan terkait kasus utang kami yang akan diputuskan pada Rabu 14 November nanti. Ya, tentu saja kami berharap, Merpati diberi kesempatan untuk beroperasi lagi. Jika demikian, maka kami akan tancap gas, melaksanakan langkah strategis operasional, yang telah kami siapkan,” kata dia.

Sekadar informasi, kewajiban Merpati yang harus ditanggung dan belum terbayar saat ini mencapai Rp10 triliun. Asep optimistis dengan kucuran Rp6,4 triliun ini bisa menjadi modal awal dalam memulai bisnis dan secara bertahap melunasi kewajiban itu.

Berita sebelumyaRizal Ramli: Rencana Pencabutan Crumb Rubber dari DNI Matikan Industri Nasional
Berita berikutnyaPemerintah Tambah Utang Rp 584,97 T Setahun