Jelang Lebaran, Kemenperin Gelar Bazar Sembako Dengan Harga Murah

0
221

Semakin dekatnya hari raya Idul Fitri, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali menggelar Bazar Lebaran untuk memfasilitasi penyediaan barang kebutuhan pokok masyarakat khususnya produk olahan industri seperti makanan, minuman, dan sandang dengan harga terjangkau.

Seperti diketahui setiap menjelang lebarang permintaan terhadap barang kebutuhan pokok terus meningkat tajam.

“Untuk memenuhi kenaikan permintaan tersebut, tidak cukup hanya mengandalkan ketersediaan stok pasar, tetapi juga perlu didukung pendistribusian yang tepat sasaran,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto usai membuka Bazar Lebaran di Plasa Pameran Industri, Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (13/6/2017).

Meskipun dijual murah, Menperin memastikan produk-produk yang dijual di Bazar tersebut tetap memiliki kualitas yang jempolan.

Di sisi lain, pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak khawatir akan kekurangan pasokan kebutuhan pokok selama bulan puasa hingga Lebaran.

Menperin mengungkapkan, Bazar yang di selenggarakan kali ini tidak hanya untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga yang murah, tetapi juga untuk mendorong para pelaku industri untuk memperkenalkan atau mempromosikan produk mereka.

“Upaya ini agar produk dalam negeri dapat dikenal di negeri sendiri. Harapannya juga, dengan mengenal produk kita sendiri, masyarakat tergerak untuk mengkonsumsi produk dalam negeri sehingga produk dalam negeri berjaya dan berdaya saing di negeri sendiri,” papar Airlangga.

Di Bazar ini, Menperin menyediakan beragam produk olahan seperti minyak goreng, aneka panganan, susu, daging olahan, sambal instan, busana muslim, batik, hingga kerajinan.

Adapun acara tersebut dibuka untuk umum selama empat hari, mulai tanggal 13 hingga 16 Juni 2017 mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga menyampaikan, pihaknya akan terus berupaya dengan maksimal agar industri nasional semakin tumbuh dan berdaya saing sehingga mampu memenangi kompetisi batik di tingkat nasional maupun global serta mencapai target pertumbuhan yang selama ini di harapkan.

“Sektor industri pengolahan non migas mempunyai peran yang cukup besar dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” tutupnya.

Berita sebelumyaBanglades Dilanda Longsor, 77 Warganya Tewas
Berita berikutnyaJangan Berpose Seperti Ini, Jika Tidak Ingin Jadi Korban Kejahatan!