‘Hacker’ Bobol Sistem Keamanan SWIFT, Perbankan Rugi Besar

0
258

Kerugian besar terjadi pada tahun 2016 lalu, akibat kejahatan siber yang menimpa perbankan yang menggunakan sistem SWIFT (Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication). SWIFT selaku penyedia layanan keamanan pun mengalami kerugian.

SWIFT merupakan penyedia layanan kemanan perbankan yang berpusat di Belgia, Sistem SWIFT merupakan sistem pengelolaan uang yang digunakan perbankan untuk lalu lintas triliunan dollar uang setiap harinya. Sejumlah bank sentral merupakan pengguna sistem ini.

Tepatnya pada Februari tahun lalu, hacker atau peretas berhasil mencuri 81 juta dollar AS dari bank sentral Banglades dengan cara masuk ke sistem terminal SWIFT.

Kejadian ini mengejutkan banyak pihak dan menimbulkan tanda tanya besar. Sebab sistem SWIFT merupakan sistem teraman untuk perbankan.

sebagai informasi, lalu lintas pergerakan uang mencapai puncak di Juni tahun lalu, yaitu mencapai 30 juta pesan.

Pada 2016, laba sebelum pajak dan rabat SWIFT ke penggunanya turun 31 persen ke level 53 juta dollar AS.

Chairman SWIFT, Yawar Shah, berjanji pihaknya akan terus berupaya untuk mencapai target keamanan penggunanya. Menurut dia, SWIFT saat ini mengembangkan sistem keamanan yang lebih canggih usai banjir kritik yang diterima akibat peretasan tersebut.

Berita sebelumyaSering Mengalami Sakit Kepala? Cobalah Konsumsi Makanan Ini
Berita berikutnyaKelebihan Memilih Mobil Diesel