2 Perusahaan Korea Invenstasi Di Bukalapak

0
32
Foto Bukalapak

Perusahaan e-commerce Bukalapak kembali mendapat invstasi baru dari dua peruashaan asal Korea Selatan yakni Mirae Asset-Naver Asia Growth Fund.

Namun perusahaan yang baru merayakan ulang tahunnya yang ke-9, tidak mengungkapkan nilai pendanaan terbaru yang didapat dari kedua perusahaan tersebut.

“Kami menyambut baik dukungan dari Mirae Asset-Naver Asia Growth Fund kepada bisnis Bukalapak. Kami berharap dengan adanya dukungan kemitraan ini dapat semakin mempercepat langkah kami untuk berinovasi melalui teknologi untuk mendorong usaha kecil di Indonesia semakin naik kelas,” ujar Fajrin Rasyid, Presiden dan pendiri Bukalapak, dalam siaran pers yang diterima kumparan, Rabu (16/1).

Mirae Asset percaya investasi ini merupakan bentuk kerja sama co-investment fund antara perusahaan finansial dan salah satu perusahaan teknologi yang sedang berkembang pesat di Asia Tenggara. Bukalapak merupakan satu dari empat startup unicorn di Indonesia, yang valuasinya melebihi 1 miliar dolar AS, bersama Tokopedia, GOJEK, dan Traveloka.

“Kami akan mendukung Bukalapak agar dapat terus berkembang,” ujar Jikwang Chung, Head of New Growth Investment Mirae Asset Capital.

Bukalapak sedang agresif mengintegrasikan platform marketplace-nya dengan layanan dompet digital Dana, serta membangun ekosistem Mitra Bukalapak untuk membuat 500 ribu warung ‘naik kelas’ dengan terhubung ke internet. Mereka juga baru saja membangun pusat riset teknologi di Bandung.

Saat ini Bukalapak telah memberdayakan 4 juta usaha kecil di seluruh Indonesia, dan 500 ribu warung yang tergabung di Mitra Bukalapak, 700 ribu pelaku usaha mandiri, dengan jumlah pengguna sebanyak 50 juta pengguna di seluruh Indonesia.

Berita sebelumyaOrang Gila Berhak Nyoblos, Indonesia Akan Jadi Bahan Tertawaan Dunia
Berita berikutnyaHentikan Layanan, Pengguna Windows 7 Disarankan Segera Beralih