Berikut Barang-Barang Favorit Di Situs Belanja Online Saat THR Cair

0
106
Ilustrasi situs belanja online (Dok. JawaPos.Com)

Selain menjadi hari yang suci bagi Umat Islam, Hari raya Idul Fitri menjadi salah satu event shopping terbesar dalam industri ritel – seperti halnya Black Friday dan Cyber Monday di Amerika Utara.

Terlepas dari preferensi belanja online dan offline, mayoritas orang Indonesia akan menghabiskan uang lebih banyak di Bulan Ramadan. Berdasarkan hasil survei ecommerceIQ, rata-rata pembeli di Bulan Ramadan yaitu perempuan, berumur antara 31 – 40 tahun.  Barang yang dibeli adalah produk fesyen dan kebutuhan sehari-hari.

THR (Tunjangan Hari Raya) menjadi  penyebab pengeluaran menjadi lebih besar di Bulan Ramadan.

Kategori barang-barang terlaris saat Bulan Ramadhan
Kategori barang-barang terlaris saat Bulan Ramadhan (Uji Sukma Medianti / JawaPos.com) 

“Tidak mengherankan, semakin banyak penghasilan yang dihasilkan, semakin banyak yang akan mereka belanjakan selama Ramadan seperti yang ditunjukkan oleh survei kami,” kata JC Chen Business Development Director of aCommerce kepada Jawapos.com di Jakarta, Sabtu (5/5).

Diperkirakan hitungan rumah tangga kelas menengah di Indonesia mengalami peningkatan menjadi 23,9 juta dalam 12 tahun mendatang dari 19,6 juta pada 2016. “Negara ini telah memiliki jumlah kelas menengah terbesar keempat dalam skala global,” ungkapnya.

Kelas menengah yang berkembang memunculkan karakteristik kelas menengah – lebih banyak menghabiskan waktu dalam perjalanan, liburan, dan hadiah untuk keluarga. Inilah yang menyebabkan perusahaan menghabiskan banyak uang untuk membangun kredibilitas sejak awal sebagai brand yang dapat diandalkan dan yang dapat mempengaruhi perilaku generasi mendatang.

Prime Time Membuka Situs Belanja Online

Data Ramadan eCommerce pada tahun 2017 menunjukkan bahwa penelusuran seluler di situs ecommerce mencapai puncak pada pukul 04.00 dan 17.00 ketika orang-orang duduk di kemacetan.

Meskipun rata-rata panjang sesi web lebih panjang di desktop, ada lebih banyak lalu lintas yang berasal dari handphone selama Ramadan membuat mobile UX yang menarik penting untuk mendorong konversi.

Data tersebut juga menunjukkan bahwa pria cenderung lebih senang menjelajah dari pada wanita. Namun wanita memiliki rasio konversi yang lebih tinggi. Meskipun para marketing harus menyesuaikan kampanye yang menarik bagi keduanya, mengonversi pria bisa menjadi sedikit lebih sulit.

Pria cenderung mengapresiasi belanja online tanpa basa basi untuk dibandingkan pengalaman sosial dan komprehensif. Mereka juga membeli berdasarkan langkah-langkah logis (versus emosional) dan suka melakukan riset sebelum membeli, yang dapat menjelaskan peningkatan aktivitas browsing.

Sumber: Jawapos.com

Berita sebelumyaIni Dia Ponsel Terlaris 2018
Berita berikutnyaPengusaha Tiongkok Perkuat Pasar Komoditas dan Teknologi di Indonesia