Pertamina Jamin Ketersediaan Elpiji Selama Ramadan hingga Lebaran

0
112
PT Pertamina Malang menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. (Nusantara News)

Wilayah kerja Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) PT Pertamina Malang menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran 2018.

“Kami sudah persiapkan pasokan untuk memenuhi kebutuhan BBM dan elpiji masyarakat dalam menghadapi bulan Ramadhan dan Lebaran tahun ini. Perkiraan kami kebutuhan BBM dan elpiji akan meningkat sekitar 30 persen selama momen tersebut,” kata Pjs Kepala Operasi TBBM Pertamina Malang Jodi Irawan di Malang, Jawa Timur, Kamis (3/5/2018).

TBBM Malang yang membawahi wilayah Malang raya, Blitar, Tulungagung, dan Lumajang itu memperkirakan kebutuhan BBM dan elpiji pada bulan Ramadhan dan Lebaran tahun ini naik 30 persen dibandingkan tahun lalu, karena masa libur Lebaran tahun ini lebih panjang dibandingkan tahun lalu.

Namun demikian, lanjutnya, masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokan BBM di wilayah kerja TBBM Malang dipastikan aman. Apalagi, Pertamina telah membentuk Satgas yang bakal bekerja 24 jam selama masa Satgas bekerja.

Selain menjaga pasokan tetap aman, katanya, pihaknya juga mengidentifikasi jalur distribusi yang rawan macet. “Untuk jalur yang rawan macet, kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian. Kami juga akan mengubah waktu distribusi, misalnya pada pukul 01-00 atau pukul 02.00 WIB dini hari untuk menghindari kemacetan,” ujarnya.

Saat ini, kata Jodi, pasokan BBM dan elpiji dalam kondisi normal, kebutuhan pertalite di TBBM Malang per hari sekitar 800-900 kiloliter (Kl). Jika ada kenaikan, diperkirakan permintaan mencapai 1.100-1.200 Kl per hari.

Sedangkan kebutuhan pertamax per hari mencapai 300-450 Kl. Sedangkan solar, karena bulan ini sudah memasuki masa giling tebu, maka diperkirakan mencapai 600-700 Kl per hari. Kemudian solar dex mencapai 48-60 Kl per hari.

Satgas BBM Idul Fitri bakal bekerja mulai H-15 hingga H+15 Lebaran. “Puncak permintaan BBM pada masa Lebaran tahun ini diperkirakan terjadi pada 13 Juni 2018,” ucapnya.

Pertamina juga akan menginstruksikan kepada SPBU dan agen elpiji untuk menyediakan elpiji sebagai stabilisator harga dan menyiapkan kantung SPBU yang dilengkapi mobil tangki standby. Selain itu, juga menginstruksikan kepada kontraktor dan transportir angkutan BBM untuk menyiagakan kendaraan dalam jumlah cukup dan siap pakai, serta menambah armada mobil tangki.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan perbankan agar buka pada hari libur untuk melayani penebusan BBM dan elpiji dari pengusaha SPBU,” katanya, melansir Antara.

Sebelumnya, Pjs Wali Kota Malang Wahid Wahyudi meminta kepada Pertamina agar menjaga pasokan dan distribusi BBM. “Apalagi libur Lebaran tahun ini lebih panjang dibandingkan tahun lalu dan wilayah Malang raya ini kan ikon wisata, pasti akan jadi jujugan wisatawan saat liburan nanti. Jadi kami harapkan jangan sampai ada kekosongan BBM di SPBU di Malang Raya,” kata Wahid.

Sumber: Netralnews.com

Berita sebelumyaSoal Tenaga Kerja Asing (TKA) Ini Kata Kadin
Berita berikutnyaPromosikan Asian Games 2018, ISEF 2018 Digelar