Jelang Ramadan, Bahan Kebutuhan Pokok Dipastikan Aman

0
103
AMAN: TPID Pemkot Malang melakukan pemantauan harga di sejumlah tempat jelang Ramadan. (dok. Humas Pemkot Malang)

Jelang Ramadan, kebutuhan bahan pokok di Kota Malang, dipastikan aman. Kepastian ini diambil usai Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar monitoring langsung ke pasar tradisional Oro-Oro Dowo, Depo Pertamina Malang, dan Bulog Sub Divre VII Malang, Rabu (2/5).

Pejabat sementara (PJs) Wali Kota Malang, Wahid Wahyudi, berkesimpulan, Kota Malang siap menghadapi permintaan masyarakat untuk kebutuhan bahan pokok. Khususnya BBM dan beras. Bahkan, Bulog menjamin stok ketersediaan beras akan aman sampai enam bulan ke depan.

“Saya hanya mengimbau agar masyarakat tidak perlu melakukan pembelian bahan pokok secara besar-besaran jelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri,” katanya, Rabu (2/5).

Wahyudi juga menegaskan, tindakan masyarakat yang melakukan pembelian dengan besar-besaran tidak perlu dilakukan. Pasalnya, hal ini dikhawatirkan justru akan memacu kenaikan harga. “Beli sewajarnya saja,” tegasnya.

Berdasarkan data harga terkini, pada periode satu bulan terakhir terdapat beberapa komoditi yang cenderung mengalami kenaikan harga. Yaitu daging ayam broiler, telur ayam ras, bawang merah, kol atau kubis serta tomat.

Sementara itu, data dari Bulog Malang, menyatakan bahwa saat ini untuk komoditas beras berjumlah 5.874.284 kilogram. Jumlah iniĀ  yang akan bertahan sampai lima bulan ke depan.

Komoditas Gula berjumlah 149.650 kilogram dengan ketahanan selama enam bulan ke depan. Sementara itu, minyak goreng berjumlah 4.356 liter bisa mencukupi kebutuhan empat bulan. Sedangkan terigu, bisa sampai enam bulan dengan jumlah total 18.811 kilogram.

Sedangkan Pertamina Kota Malang juga telah menyatakan ketersediaan stoknya akan BBM dan elpiji dalam rangka menghadapi Ramadan dan Idul Fitri.

Dengan 46 mobil tangki yang dimiliki, Pertamina memastikan agar ketersediaan BBM juga tidak terlambat sampai ke tangan konsumen.

Sumber: Jawapos.com

Berita sebelumyaPremium Wajib Diditribusikan di Jawa dan Bali
Berita berikutnyaHarga Daging Ayam Tembus 30 Ribu