Pemerintah Setujui Suntik KAI Rp 3,6 Triliun Untuk LRT Jabodetabek

0
245

Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui Penyertaan Modal negara (PMN) kepada PT Kereta API Indonesia (KAI) sebesar Rp 3,6 triliun tahun depan untuk pembangunan LRT Jabodetabek.

Penyertaan Modal Negara pada KAI dipastikan usai Badan Anggaran (Banggar) DPR memberikan persetujuan perihal pembiayaan pinjaman di tahun depan yang berjumlah sebesar Rp 399,2 triliun dengan defisit anggaran 2,19% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Sekitar RP 65,64 triliun anggaran pembiayaan pinjaman untuk investasi, yang mana untuk BUMN atau (PMN) sebesar Rp 3,6 triliun kepada PT KAI (Persero).

“Bahwa PMN yang diberikan ke KAI ini bagian dari keseluruhan ekuiti yang dibutuhkan untuk bisa menyelesaikan LRT Jabodebek,” kata Sekretaris BUMN Imam A Putro di Ruang Banggar DPR, Jakarta, Senin (25/9/2017).

Lebih lanjut imam menjelaskan, total pembiayaan LRT Jabodetabek memakan anggaran RP 9 triliun, yang mana Rp 4 triliun sudah masuk dalam APBN, sedangkan Rp 3,6 triliun dalam RAPBN 2018 untuk KAI, dan sisanya sebsar Rp 1,4 triliun berasal dari PT Adhi Karya (Persero).

“Ini adalah untuk proyek LRT Jabodebek, dan tidak ada pembiayaan kereta cepat,” tukas dia.

Berita sebelumyaDonal Trump Dapat Surat Dari Bocah 11 Tahun, Beginilah Isinya
Berita berikutnyaMenurut Penelitian, Pria Yang Sering Konsumsi Sayuran dan Buah Bikin Aroma Keringatnya Digilai Wanita