Beginilah Penjelasan Pihak Ramayana Soal Isu Mau Tutup 8 Toko

0
585

Ramayana Lestari Sentosa adalah jaringan toko swalayan yang memiliki banyak cabang di Indonesia. PT Ramayana Lestai Sentosa Tbk dikabarkan akan menutup 8 tokonya. Pernyataan tersebut terdapat dalam sebuah selembaran yang dibuat oleh pihak Ramayana tersebut.

Kertas selembaran tersebut dibuat pada 16 Agustus 2017 ditujukan kepada para pemasok (supplier) Ramayana. Isinya memberitahukan para supplier, bahwa 8 toko Ramayana akan tutup pada 28 Agustus 2017 nanti.

Adapun sejumlah toko yang akan tutup di antaranya R098 (Gresik), R115 (Bulukumba), R025 (Bogor), R030 (Banjarmasin), R057 (Pontianak), serta R008 (Sabang). Diketahui, sudah ada 2 toko yang terdapat keterangan ‘sudah tutup’ di Surabaya yakni R222 dan R214.

Dalam surat tersebut juga tertulis, Ramayana meminta supplier-nya untuk menyelesaikan returan dan administrasi sebelum 27 Agustus 2017 dan semua PO dibatalkan atau tidak dikirim ke toko tersebut. Dalam surat tersebut tertulis atas nama Chief MD MBA Subekti Rudianto.

Namun menurut Setyadi Surya, selaku Corporate Secretary Ramayana Lestari Sentosa, selembaran surat itu terdapat kesalahan penulisan atau redaksional. Ia membenarkan kedelapan toko tersebut akan tutup, namun hanya sementara karena akan didekorasi ulang.

“Jadi kita mau re-lay out. Ada yang dikecilin atau dibesarkan, atau tetap tapi mengubah dekorasi. Nah ketika di re-lay out kita hentikan pembelian sementara sampai prosesnya selesai. Jadi memang ada kesalahan redaksional, jadi terkesan seperti itu,” ungkapnya, Jumat (25/8/2017).

Setyadi menjelaskan juga bahwa toko Ramayana yang dirombak itu hanya di outlet supermarketnya saja, dan untuk toko yang menjual pakaian masih tetap beroprasi sebagai mana sebelumnya.

Menurut Setyadi proses dekorasi ulang merupakan hal yang biasa. Memang dengan kondisi saat ini, yang mana daya beli masyarakat sedang melesu membuat para peritel harus melakukan improvisasi agar tetap bertahan, salah satunya mendekorasi ulang beberapa toko Ramayana.

Setyadi juga mengatakan secara tegas bahwa “Peritel yang lain juga melakukan ini. Jadi tidak ada penutupan toko (secara permanen) tahun ini”.

Berita sebelumyaAda Kasus Penipuan First Travel, Prilly Dikabarkan Siap Buka Jasa Travel Terpercaya
Berita berikutnyaZaskia Gotik Ngaku Persiapan Pernikahan Tidak Mau Buru-Buru