Satgas Tangkap 10 Pelaku Penyebab Harga Pangan Naik

0
177

Satuan Tugas Pangan Polri menangkap 10 orang yang diduga pelaku penyebab harga oangan dan kebutuhan pokok naik di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur pada Jumat (19/05).

“Polri melakukan tindakan hukum terhadap penyebab kenaikan harga bahan pangan dari hulu hingga hilir” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal Polri Brighen Agung Setya, Minggu (21/05)

Agung menuturkan, para pelaku itu menjalankan praktik pungutan liar (pungli) saat bongkar pasang muat bahan pangan di Pasar Induk Kramat Jati, sehingga mempengaruhi harga bahan pokok yang dijual pedagang. Akibat dari pungliitu, para pedagang menaikkan harga bahan pokok yang dijual kepada pada konsumen.

Awalnya petugas menerima informasi dugaan praktik pungli kepada pedagang maupun distributor saat bongkar muat bahan pangan pokok “ Pelaku akan bertindak lain jika pedagang tidak menuruti permintaanya” ujar Agung.

Usai menjalani pemeriksaan, dua orang ditetapkan tersangka yakni Suparjo (56) dan Romadi (52) diduga kedua orang tersebut merupakan anggota sebuah ormas dijakarta. Sedangkan delapan orang lainnya masih pendalaman.

Dari tangan pelaku, petugas menyita barang bukti berupa lima bundel kupon bongkar yang telah digunakan, rekapan/catatan bongkar, empat botol air mineral dan uang tunai Rp 337 ribu.

Agung menegaskan, tim Satgas Pangan Polri akan terus mengidentifikasi kegiatan yang menyebabkan kenaikan bahan pokokdan menegakkan hukum kepada oknum yang mencari keuntungan pribadi, sehingga menyebabkan harga pangan meningkat. –kamal

Berita sebelumyaR11 Keluaran Oppo Terbaru
Berita berikutnyaUnggul telak, Rouhani jadi Presiden Iran