Inilah Pernyataan HTI Terkait Pembubarannya

0
348
Foto dok. Antara

Setelah kemarin Pemerintah resmi  memutuskan untuk membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) karena dianggap organisasinya bertentangan dengan Pancasila dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas, lantas bagaimana tanggapan HTI tentang pebubaran organisasinya ini?

Menurut juru bicara HTI, Ismail Yusanto, selama ini HTI belum pernah dipanggil terkait isu pembubaran tersebut. Ia malah mempertanyakan beragam tudingan yang ditujukan ke organisasinya ini. “HTI tidak memiliki catatan kriminal, dakwah kami dengan damai dan sesuai prosedur. Kalau dibilang HTI salah, tidak sesuai Pancasila, suka membelah bangsa, tunjukkan bagian yang mana itu,” tanyanya seperti yang dikutip dalam tulisannya di website HTI.

Lewat tulisannya itu, Ismail mengaku jika selama ini memang HTI selalu dituduh anti Pancasila dan mengancam NKRI. Namun menurutnya, semua tudingan itu absurd, dan sangat politisi. “Karena yang bertentangan dengan Pancasila itu justru mereka yang melindungi penista agama, koruptor, dan para penjual asset bangsa. Kalau HTI kan hanya mengkritik demokrasi dan itu wajar. Di Barat (Eropa dan Amerika) banyak orang yang melakukan kritik demokrasi juga,” katanya.

Bukti kecintaan HTI pada Indonesia, lanjut Ismail, ditunjukkan lewat penolakan terhadap sekularisme. Sekularisme adalah paham yang ditanamkan penjajah untuk melemahkan terjajah, dan HTI tidak sudi bila Indonesia dikuasai kembali oleh pihak asing.

Adapun kegiatan yang selama ini HTI lakukan, menurut Ismail dihadirkan agar pemahaman Islam di Indonesia lebih menyeluruh dan sempurna. “Kita mengajak umat untuk mewujudkan Islam dalam realitas kehidupan bermasyarakat dan bernegara guna mengatasi beragam persoalan bangsa. Karena Allah SWT telah menjanjikan rahmat bagi mereka yang menjalankan Islam dengan benar dan sungguh-sungguh,” katanya.

Berita sebelumyaBerkurang 1mm Lebih Tipis, Akan Hadir Moto Z2 Play
Berita berikutnyaAhok Dinyatakan Bersalah Dengan Hukuman Penjara Selama 2 Tahun