Harry Tanoe Akui Mengirim SMS pada Yulianto Terkait SMS Kaleng

0
294

Pengusaha Media sekaligus pendiri Partai, Harry Tanoesoedibjo (HT) hari ini mendatangi penyidik Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri terkait kasus SMS kaleng yang diduga dilakukannya pada jaksa Yulianto pada tahun 2016 lalu.

Kasus yang bermula saat Jaksa Yulianto tengah menangani kasus Mobile 8 melakukan pengaduan ke Bareskrim Polri. Dikatakan Yulianto, HT telah mengirimkan sms padanya sebanyak tiga kali, yakni pada 5,7, dan 9 Januari 2016.

Bunyi sms yang seperti mengancam itu, meminta Yulianto untuk hati-hati dalam menghadapi kasus, pastikan bahwa semuanya baik-baik saja.

Saat itu Yulianto memang tengah menangani kasus dugaan korupsi restitusi pajak Mobile 8, perusahaan yang pernah dipimpinnya.

“Saat itu saya di luar negeri, kalau tidak salah, saya kirimkan (pesan singkat) itu di Los Angeles,” kata Hary Tanoe, saat ditemui usai diperiksa di Dit Tipidsiber Bareskrim Polri, Jakarta Pusat.

Menurutnya, kasus Mobile 8 tersebut tidak ada sangkut paut dengan dirinya, dan kasus tersebut tak layak disebut kasus lantaran semua laporan keuangan perusahaan tersebut jelas.

HT juga mengaku hanya memberikan peringatan pada Jaksa tersebut untuk berhati-hati dalam menangani sebuah kasus.

“Saya akan buktikan, nanti kita lihat siapa yang salah, siapa yang benar,” kata Hary Tanoe.

Ia menuturkan dirinya keberatan dengan adanya konferensi pers yang digelar oleh Kejaksaan yang mengaitkan namanya dalam kasus dugaan korupsi restitusi pajak. Hal inilah yang kemudian membuat dirinya bereaksi demi menjaga nama baiknya.

“(Karena) Kejaksaan pernah membuat konferensi pers dan mengaitkan dengan saya, saya harus bereaksi dong, kalau tidak (bereaksi) nama saya rusak,” papar Hary Tanoe.

Selain pesan singkat sms, Yulianto juga mengaku mendapatkan pesan melalui aplikasi whatsapp. (dini)

Berita sebelumyaNapi Di Inggris Request Boneka Seks
Berita berikutnyaGaruda Indonesia Bangkrut?