Ini Alasan Sekber Ajukan TGB jadi Pendamping Jokowi di Pilpres 2019

0
110
Sekber NTB nyatakan dukungannya pada Joko Widodo di Pilpres 2019 bersama TGB.(Sekber)

Relawan Jokowi wilayah NTB yang terdiri dari Projo NTB, Seknas Jokowi NTB, GK Jokowi NTB dan Kawan Jokowi NTB pada 09 Juni 2018 mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Dwi Tunggal, Nasionalis-Religius, yaitu JOKOWI-TGB sebagai pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI pada Pilpres 2019 mendatang. Pasangan Dwi Tunggal Jokowi-TGB ini sangat layak menjadi Capres atau Cawapres RI, keduanya adalah kombinasi ideal sebagai pemimpin nasional kedepan.

“Kami atas nama Relawan Jokowi wilayah NTB yang terdiri dari Projo NTB, Seknas Jokowi NTB, GK Jokowi NTB dan Kawan Jokowi NTB* telah membentuk poros relawan Jokowi TGB yang akan bergerak diwilayah NTB maupun di luar wilayah NTB, dan akan terus berikhtiar dan berjuang untuk memuluskan jalan politik JOKOWI-TGB di Pilpres 2019.”

Mengapa TGB ?
Mengapa TGB kami pasangkan dengan Pak Joko Widodo, karena TGB dinilai punya banyak kelebihan dan prestasi yang membuatnya layak maju di Pilpres mendampingi Pak Jokowi. TGB punya prestasi yang sangat banyak saat memimpin NTB dalam dua periode, TGB adalah seorang leadership yang ulung dan tangguh sehingga ratusan prestasi dan piagam penghargaan di berikan pemerintah pusat sejak jaman presiden SBY dan Jokowi. Beliau juga cucu Pahlawn Nasional TGKH.Zainuddin Abdul Madjid yang terkenal sebagai pejuang kemerdekaan dan pendidkan dari organisasi keagamaan terbesar di NTB yaitu Nahdatul Wathan, perjuangan sang kakek kini dilanjutkan oleh TGB dan keluarganya yang lain dengan basis paradigma perjuangan dakwah dan kebangsaan.

TGB secara personifikasi adalah individu Islami tulen, seorang ulama dan hafidz Al-Quran yang memiliki citra kuat sebagai sosok yang nasionalis-religius. TGB juga adalah doktor tafsir Al-Quran tamatan perguruan tinggi islam termahsyur di dunia yaitu Universitas Al-Azhar, pendidikan S1, S2 dan S3 ditempuhnya dengan predikat Martabah El-Syaraf El Ula Maa Haqqutthibaah atau Summa Cumlaude dan menjadi salah satu mahasiswa kebanggaan Universitas Al-Azhar, sampai beliau kini menjadi Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) – Indonesia.

Dengan begitu, kata Sekber, secara personifikasi sangat tepat dukungan kami kepada TGB karena beliau juga adalah sosok akademisi yang cerdas, birokrat yang bersih dan tangguh serta sosok ulama yang menjadi pengayom banyak kelompok bahkan memiliki jiwa toleransi yang kuat antar kelompok dan agama.*

Seknas Jokowi L. Fatahillah, SKG.MM, CRMP, QRMO, mengatakan pihaknya dari Tim Relawan Jokowi di NTB merasa yakin TGB sangat tepat sebagai pendamping Pak Joko Widodo dalam kontestasi politik Pilpres 2019 mendatang.

“Apalagi konsep geopolitik gabungan Jawa-luar Jawa dan perspektif Nasionalis-Religius dinilai layak dipertimbangkan dalam pengusungan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden 2019,” ujar Fatahillah, dalam siaran persnya, Minggu (10/6/2018).

Selain itu, pertimbangan faktual hasil survei nasional nama TGB masuk sejumlah survei. Lembaga survei KedaiKOPI, yang menggelar survei pada 19-27 Maret 2018, menunjukkan elektabilitas TGB Zainul Majdi sebesar 6,2 persen dalam bursa cawapres. Sedangkan survei Median pada 24 Maret-6 April 2018 menunjukkan elektabilitas TGB sebesar 2,5 persen dari total 1.200 responden yang ditanya mengenai pilihan cawapres.

Menurut Fatahillah, alasan-alasan faktual inilah yang meyakinkan kami para relawan Jokowi di yang ada di NTB dengan sepenuh hati mendukung pasangan Dwi Tunggal, Nasional-Religius JOKOWI-TGB untuk menjadi Capres/Cawapres dalam Pilpres 2019 mendatang.

“Demikian deklarasi JOKOWI TGB ini kami sampaikan dan kami relawan Jokowi di wilayah NTB akan berikhtiar sepenuh hati mendukung pasangan JOKOWI TGB sebagai pasangan Capres/Cawapres dalam Pilpres 2019,” tandas Fatahillah.

Sumber: Netralnews.com

Berita sebelumyaEffendi Gazali Sebut Presidential Threshold 20 Persen Sangat Radikal
Berita berikutnyaKPK Tahan Bupati Tulungagung